Penulis: Wartawan Kehormatan Binar Candra Auni dari Indonesia
Foto: Tangkapan Layar Simposium dari Siaran Zoom oleh LTI Korea
Simposium LTI Korea Translation Academy: Penerjemahan dengan AI dan Masa Depan Penerjemahan Sastra
Pembukaan SImposium oleh Kepala LTI Korea, Kwak Hyo Hwan
Setelah dibuka oleh Kepala LTI Korea, Kwak Hyo Hwan, simposium dilanjutkan oleh paparan utama dari Prof. Jung Gwari dari Universitas Yonsei. Ia menyoroti kondisi penerjemahan dengan AI saat ini dan masa depan penerjemahan sastra.
Menurutnya, meskipun AI berkembang pesat, terjemahan yang dihasilkan masih kurang memuaskan dalam konteks nuansa dan budaya. Pidato Prof. Jung Gwari menjadi pembuka para ahli untuk membahas isu mengenai AI dan penerjemahan sastra.
AI dan Implementasinya dalam Penerjemahan Sastra
Pada sesi pertama, Shin Joong-hwi, Direktur Naver Cloud Papago, memaparkan tentang sejarah penggunaan AI dalam bidang penerjemahan. Di akhir, ia menyatakan bahwa teknologi large language model (LLM) atau model bahasa besar akan terus berkembang dan akan digunakan sebagai alat bantu penerjemahan.
Prof. Mah Seung-hye Menyampaikan Paparannya Tentang Penerjemahan Webtun
Diskusi Panel Sesi Keempat Sedang Berlangsung
Sementara itu, Prof. Lee Chang-Soo dari Hankuk University of Foreign Studies (HUFS) berbagi pandangannya tentang pendidikan bagi calon penerjemah di era AI. Menurutnya, meskipun nantinya AI diperkirakan akan memiliki peran besar dalam dunia penerjemahan, penting bagi pendidik dan calon penerjemah untuk memahami kemampuan dan keterbatasan AI. Prof. Lee pun mengangkat ide tentang potensi kolaborasi antara penerjemah manusia dan AI dalam proses penyuntingan terjemahan.
Simposium dari LTI Korea Translation Academy telah memberikan wawasan bermanfaat tentang peranan dan potensi AI dalam penerjemahan karya sastra. Pada akhirnya, AI telah membuka peluang baru dalam dunia sastra dan penerjemahan, tetapi juga membawa berbagai tantangan dan pertanyaan baru yang harus dijawab. Selain itu, diskusi dalam simposium ini juga menunjukkan bahwa meskipun penerapan AI membawa manfaat, peran manusia dalam proses penerjemahan masih belum dapat tergantikan.
sofiakim218@korea.kr
*Artikel ini ditulis oleh Wartawan Kehormatan Korea.net. Wartawan Kehormatan merupakan komunitas masyarakat dunia yang menyukai Korea dan membagikan minat mereka terhadap Korea dalam bentuk tulisan.