Diplomasi Puncak

KTT Korea-Jepang (Mei 2026)
Presiden Lee Jae Myung dan Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, menggelar konferensi tingkat tinggi pada tanggal 19 Mei 2026 di Kota Andong, Provinsi Gyeongsangbuk.
Korea dan Jepang sepakat untuk memperluas kerja sama dalam bidang gas alam cair serta memperdalam pertukaran informasi dan saluran komunikasi terkait pasokan, permintaan, dan cadangan minyak bumi.
Presiden Lee dan PM Takaichi pun menegaskan kembali mengenai pentingnya kerja sama bilateral antara Korea dengan Jepang serta trilateral antara Korea, Jepang, dan Amerika Serikat untuk mendorong perdamaian dan stabilitas kawasan di tengah situasi internasional yang berubah dengan cepat.

KTT Korea-Vietnam (April 2026)
Presiden Lee Jae Myung pada tanggal 22 April 2026 (waktu setempat) melakukan kunjungan kenegaraan ke Vietnam dan menggelar pertemuan puncak dengan Sekretaris Jenderal Partai Komunis sekaligus Presiden To Lam di Istana Presiden di Hanoi. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas upaya memperkuat kerja sama konkret antara kedua negara. Kedua pemimpin sepakat bahwa ketidakpastian rantai pasok global akibat situasi di Timur Tengah menjadi perhatian bersama, dan berkomitmen untuk bekerja sama dalam memperkuat keamanan energi serta menstabilkan rantai pasok.

KTT Korea-India (April 2026)
Presiden Korea Lee Jae Myung dan Perdana Menteri India Narendra Modi pada tanggal 20 April 2026 (waktu setempat) menggelar pertemuan puncak di Hyderabad House, New Delhi. Mereka sepakat memperkuat kerja sama ekonomi serta meningkatkan volume perdagangan menjadi 50 miliar dolar hingga tahun 2030. Pertemuan berlangsung dalam format terbatas dan pleno.

KTT Korea-Polandia (April 2026)
Presiden Lee Jae Myung pada tanggal 13 April 2026 menggelar pertemuan puncak dengan Perdana Menteri Polandia Donald Tusk di Cheong Wa Dae. Mereka sepakat meningkatkan hubungan bilateral menjadi kemitraan strategis komprehensif. Presiden Lee menekankan kontrak induk pertahanan senilai 44,2 miliar dolar yang ditandatangani pada tahun 2022 serta pelaksanaan kontrak lanjutan, Ia juga meminta dukungan agar sisa kontrak dapat diselesaikan secara lancar.

KTT Korea-Prancis (April 2025)
Presiden Lee Jae Myung dan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menggelar KTT (konferensi tingkat tinggi) pada tanggal 3 April 206 untuk mendiskusikan kerja sama yang lebih erat dalam bidang industri termutakhir dan energi.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Lee dan Presiden Macron membuat pernyataan bersama, memperbarui tiga perjanjian, serta menandatangani sebelas nota kesepahaman.

KTT Korea-Indonesia (April 2026)
Presiden Lee Jae Myung menggelar KTT (konfreensi tingkat tinggi) dengan Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 1 April 2026 di Cheong Wa Dae.
Kedua presiden sepakat untuk meningkatkan hubungan bilateral ke tingkat Kemitraan Strategis Komprehensif Khusus.
Tingkat Kemitraan Strategis Komprehensif Khusus merupakan tingkat kemitraan bilateral pertama baik bagi Korea maupun Indonesia.

KTT Korea-Ghana (Maret 2026)
Presiden Lee Jae Myung menggelar KTT (konferensi tingkat tinggi) dengan Presiden Ghana, John Mahama, pada tanggal 11 Maret 2026.
Keduanya sepakat untuk mempererat kerja sama dalam bidang perubahan iklim, keamanan maritim, dan digital.
Dalam pertemuan yang digelar di Cheong Wa Dae tersebut, kedua presiden menandatangani tiga nota kesepahaman (MoU).
Kesepakatan yang ditandatangani antara lain adalah perjanjian kerja sama dalam perubahan iklim, MoU kerja sama keamanan maritim, serta MoU kerja sama pengembangan teknologi, digital, dan inovasi.

KTT Korea-Filipina (Maret 2026)
Presiden Lee Jae Myung dan Presiden Filipina, Ferdinand Romualdez Marcos Jr., menggelar KTT Korea-Filipina pada tanggal 3 Maret 2026 (waktu setempat) di Istana Malacanang, Manila, Filipina. Keduanya sepakat untuk memperluas kerja sama dalam bidang pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) baru dan mineral kritis.

KTT Korea-Singapura (Maret 2026)
Perjanjian perdagangan bebas (FTA) antara Korea dengan Singapura telah berlaku selama 20 tahun per tahun 2026. Oleh karena itu, kedua belah pihak sepakat untuk memperluas kerja sama terkait, terutama dalam bidang kecerdasan buatan (AI) dan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN).
Hal tersebut diungkapkan melalui konferensi pers bersama Presiden Lee Jae Myung dengan Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, yang digelar setelah KTT (konferensi tingkat tinggi) pada tanggal 2 Maret 2026 (waktu setempat).
Melalui KTT tersebut, Korea dan Singapura telah menyepakati perluasan FTA sekaligus membuat pernyataan bersama. Selain itu, sebanyak lima nota kesepahaman (MoU) pun telah ditandatangani untuk kerja sama dalam berbagai bidang, seperti AI dan reaktor modular kecil (SMR).

KTT Korea-Brasil (Februari 2026)
Presiden Lee Jae Myung dan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva menggelar pertemuan puncak di Cheong Wa Dae pada tanggal 23 Februari 2026. Mereka sepakat untuk meningkatkan hubungan kedua negara menjadi kemitraan strategis untuk pertama kalinya dalam 67 tahun sejak menjalin hubungan diplomatik pada 1959. Kunjungan kenegaraan presiden Brasil ke Korea ini merupakan yang pertama dalam 21 tahun terakhir. Kedua pemimpin mengadopsi Rencana Aksi Empat Tahunan Korea–Brasil (2026–2029) sebagai cetak biru kerja sama ke depan.