Penjabat Presiden Han Duck-soo terlihat sedang berbicara pada rapat Komite Industri Strategis Berteknologi Termutakhir Nasional ke-7. Rapat tersebut digelar pada tanggal 20 Desember 2024 di Kompleks Pemerintahan Seoul, Jongno-gu, Seoul. (Kantor Perdana Menteri Republik Korea)
Penulis: Kim Seon Ah
Penjabat Presiden Han Duck-soo pada tanggal 20 Desember 2024 mengumumkan, "Pemerintah Korea akan menyuntikkan dana untuk empat industri berteknologi termutakhir pada tahun 2025 senilai 25,5 triliun won yang meningkat sekitar 40% dari tahun 2024."
Dalam rapat Komite Industri Strategis Berteknologi Termutakhir Nasional ke-7, Penjabat Presiden Han mengatakan, "Pemerintah akan terus menjamin daya saing industri berteknologi termutakhir dengan menggunakan berbagai cara seperti seperti keuangan, perpajakan, pembiayaan, dan infrastruktur." Rapat tersebut digelar pada hari itu di Kompleks Pemerintahan Seoul, Jongno-gu, Seoul.
Penjabat Presiden Han menekankan, "Pemerintah harus berupaya untuk memperbaiki struktur industri Korea agar bisa mendorong daya saing global perusahaan-perusahaan Korea. Selain itu, persiapan yang matang sangat diperlukan agar Korea bisa memanfaatkan ketidakpastian eksternal."
Ia berjanji, "Dalam keadaan apa pun, pemerintah akan dengan gigih memberikan dukungan bagi industri strategis berteknologi termutakhir untuk masa depan Korea."
Penjabat Presiden Han berkata, "Pemerintah akan melakukan yang terbaik untuk memastikan bahwa 12 kompleks industri berteknologi termutakhir berhasil dibangun, termasuk kompleks khusus semikonduktor Yongin dan Pyeongtaek."
Ia menambahkan, "Pemerintah akan menyelesaikan pembangunan infrastruktur seperti pembangkit listrik dan air dalam tepat waktu. Selain itu, pemerintah juga akan mendukung penelitian dan pengembangan skala besar dengan memanfaatkan kekuatan masing-masing kompleks."
Ia juga berkata, "Pemerintah akan mengoperasikan tim khusus untuk kompleks tersebut untuk menyelesaikan kesulitan yang dihadapi oleh perusahaan-perusahaan yang berada di dalam kompleks tersebut."
"Secara khusus, pemerintah akan mengupayakan berbagai langkah dukungan, salah satunya dengan memperluas organisasi pengembangan dan manufaktur kontrak untuk obat-obatan publik di lima kompleks khusus bioteknologi yang ditetapkan pada bulan Juni 2024," tambahnya.
Ia juga mengumumkan rencana untuk menetapkan teknologi robot humanoid dan teknologi mesin penerbangan termutakhir sebagai teknologi strategis berteknologi termutakhir nasional.
Penjabat Presiden Han menjelaskan, "Pemerintah akan menciptakan ekosistem industri yang kokoh dengan menunjuk kompleks-kompleks khusus, mendirikan universitas-universitas khusus serta sekolah pascasarjana, dan mendukung penelitian dan pengembangan di beberapa bidang yang baru-baru ini ditetapkan sebagai teknologi termutakhir, seperti terknologi robot dan pertahanan."
Dia menambahkan, "Pemerintah akan secara aktif bekerja sama dengan Majelis Nasional untuk segera menyiapkan langkah-langkah dukungan tambahan, salah satunya melalui pembuatan undang-undang khusus untuk semikonduktor."
sofiakim218@korea.kr