Kebijakan

2024.09.25

Perdana Menteri Han Duck-soo terlihat sedang memberikan pidato pada upacara peluncuran dan perjanjian bisnis Net Zero Challenge X yang digelar pada tanggal 24 September 2024 di Front1, Mapo-gu, Seoul. (Facebook resmi Kantor Perdana Menteri Republik Korea)

Perdana Menteri Han Duck-soo terlihat sedang memberikan pidato pada upacara peluncuran dan perjanjian bisnis Net Zero Challenge X yang digelar pada tanggal 24 September 2024 di Front1, Mapo-gu, Seoul. (Facebook resmi Kantor Perdana Menteri Republik Korea)



Penulis: Kim Hyelin

Proyek Net Zero Challenge X telah diluncurkan pada tanggal 24 September 2024 melalui kerja sama dengan pihak swasta untuk mencari dan mengembangkan perusahaan rintisan yang memiliki inovasi teknologi dalam bidang netralitas karbon.

Tujuan dari proyek tersebut adalah untuk mencari dan membantu perusahaan rintisan yang memiliki inovasi teknologi dalam bidang netralitas karbon dan pertumbuhan hijau, kemudian mengembangkannya menjadi perusahaan unicorn (perusahaan rintisan dengan valuasi lebih dari satu miliar dolar).

Komisi Presiden untuk Netralitas Karbon dan Pertumbuhan Hijau menggelar upacara peluncuran dan perjanjian bisnis Net Zero Challenge X pada tanggal 24 September 2024 di Front1, Mapo-gu, Seoul.

Perdana Menteri Han Duck-soo menyemangati berbagai lembaga yang berpartisipasi dalam proyek kali ini dan mendengarkan pendapat dari lembaga-lembaga tersebut dalam dialog yang digelar setelah upacara peluncuran.

PM Han kemudian memerintahkan kementerian terkait agar memberikan berbagai bantuan yang diberikan oleh perusahaan-perusahaan rintisan agar bisa sukses mewujudkan ide-ide inovatif yang mereka punya.

Komisi Presiden menjelaskan bahwa kebijakan emisi karbon yang berpusat pada Uni Eropa telah menjadi tatanan perdagangan internasional baru sehingga permintaan dekarbonisasi semakin meningkat terkait dengan suplai permintaan keseluruhan, tidak hanya untuk perusahaan tertentu dalam proses produksi.

Komisi Presiden juga menjelaskan mengenai rencana untuk mencari dan meningkatkan investasi untuk perusahaan rintisan dengan inovasi teknologi netralitas karbon agar bisa meraih kesempatan dalam bidang teknologi iklim dan memperkuat daya saing industri utama.

Dialog untuk mendorong revitalisasi perusahaan rintisan dengan netralitas karbon dan teknologi iklim digelar setelah penandatanganan perjanjian bisnis.

PM Han berkata, "Mekanisme Penyesuaian Perbatasan Karbon (CBAM) akan dilaksanakan secara intensif mulai tahun 2026 sehingga permintaan netralitas karbon oleh masyarakat internasional akan semakin meningkat nyata."

PM Han menambahkan, "Semangat tantangan perusahaan rintisan yang inovatif sangat penting untuk mendorong perubahan nyata dan komersialisasi inovasi teknologi."

Pemerintah dan pihak swasta yang berpartisipasi dalam proyek ini akan memilih dan memberikan bantuan kepada perusahaan rintisan dalam bidang netralitas karbon dan teknologi iklim mulai Januari 2025.


kimhyelin211@korea.kr

konten yang terkait