Diplomasi Puncak

KTT Korea-Prancis (April 2025)
Presiden Lee Jae Myung dan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menggelar KTT (konferensi tingkat tinggi) pada tanggal 3 April 206 untuk mendiskusikan kerja sama yang lebih erat dalam bidang industri termutakhir dan energi.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Lee dan Presiden Macron membuat pernyataan bersama, memperbarui tiga perjanjian, serta menandatangani sebelas nota kesepahaman.

KTT Korea-Indonesia (April 2026)
Presiden Lee Jae Myung menggelar KTT (konfreensi tingkat tinggi) dengan Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 1 April 2026 di Cheong Wa Dae.
Kedua presiden sepakat untuk meningkatkan hubungan bilateral ke tingkat Kemitraan Strategis Komprehensif Khusus.
Tingkat Kemitraan Strategis Komprehensif Khusus merupakan tingkat kemitraan bilateral pertama baik bagi Korea maupun Indonesia.

KTT Korea-Ghana (Maret 2026)
Presiden Lee Jae Myung menggelar KTT (konferensi tingkat tinggi) dengan Presiden Ghana, John Mahama, pada tanggal 11 Maret 2026.
Keduanya sepakat untuk mempererat kerja sama dalam bidang perubahan iklim, keamanan maritim, dan digital.
Dalam pertemuan yang digelar di Cheong Wa Dae tersebut, kedua presiden menandatangani tiga nota kesepahaman (MoU).
Kesepakatan yang ditandatangani antara lain adalah perjanjian kerja sama dalam perubahan iklim, MoU kerja sama keamanan maritim, serta MoU kerja sama pengembangan teknologi, digital, dan inovasi.

KTT Korea-Filipina (Maret 2026)
Presiden Lee Jae Myung dan Presiden Filipina, Ferdinand Romualdez Marcos Jr., menggelar KTT Korea-Filipina pada tanggal 3 Maret 2026 (waktu setempat) di Istana Malacanang, Manila, Filipina. Keduanya sepakat untuk memperluas kerja sama dalam bidang pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) baru dan mineral kritis.

KTT Korea-Singapura (Maret 2026)
Perjanjian perdagangan bebas (FTA) antara Korea dengan Singapura telah berlaku selama 20 tahun per tahun 2026. Oleh karena itu, kedua belah pihak sepakat untuk memperluas kerja sama terkait, terutama dalam bidang kecerdasan buatan (AI) dan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN).
Hal tersebut diungkapkan melalui konferensi pers bersama Presiden Lee Jae Myung dengan Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, yang digelar setelah KTT (konferensi tingkat tinggi) pada tanggal 2 Maret 2026 (waktu setempat).
Melalui KTT tersebut, Korea dan Singapura telah menyepakati perluasan FTA sekaligus membuat pernyataan bersama. Selain itu, sebanyak lima nota kesepahaman (MoU) pun telah ditandatangani untuk kerja sama dalam berbagai bidang, seperti AI dan reaktor modular kecil (SMR).

KTT Korea-Brasil (Februari 2026)
Presiden Lee Jae Myung dan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva menggelar pertemuan puncak di Cheong Wa Dae pada tanggal 23 Februari 2026. Mereka sepakat untuk meningkatkan hubungan kedua negara menjadi kemitraan strategis untuk pertama kalinya dalam 67 tahun sejak menjalin hubungan diplomatik pada 1959. Kunjungan kenegaraan presiden Brasil ke Korea ini merupakan yang pertama dalam 21 tahun terakhir. Kedua pemimpin mengadopsi Rencana Aksi Empat Tahunan Korea–Brasil (2026–2029) sebagai cetak biru kerja sama ke depan.

KTT Korea-Italia (Januari 2026)
Korea dan Italia sepakat untuk memperluas kerja sama bilateral yang berpusat pada industri teknologi termutakhir dan pertahanan nasional.
Hal tersebut dibicarakan dalam KTT (konferensi tingkat tinggi) yang digelar oleh Presiden Lee Jae Myung dan Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, pada tanggal 19 Januari 2026 di Cheong Wa Dae.
Korea dan Italia sepakat untuk memperluas kerja sama ekonomi melalui perdagangan dan investasi.
Salah satunya dengan mengaktifkan Forum Bisnis Korea-Italia yang melibatkan perusahaan dari kedua negara sebagai wadah untuk menciptakan peluang baru dan mengatasi berbagai kendala yang dihadapi oleh dunia usaha.
Melalui landasan pada keunggulan Italia yang memiliki ekosistem usaha kecil dan menengah (UKM) yang kuat, Korea dan Italia juga sepakat untuk memperkuat kerja sama di bidang pengembangan serta dukungan bagi pihak UKM.

KTT Korea-Jepang (Januari 2026)
Presiden Lee Jae Myung bertemu dengan Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, pada tanggal 13 Januari 2026 untuk menggelar KTT (Konferensi Tingkat Tinggi) Korea-Jepang. Keduanya berjanji untuk bekerja sama dalam berbagai bidang, seperti penguatan hubungan bilateral, perdamaian Semenanjung Korea, dan kestabilan regional.
Setelah KTT selesai, kedua pemimpin menggelar konferensi pers untuk mengumumkan kesepakatan kerja sama dalam berbagai bidang, seperti perdagangan, keamanan ekonomi, teknologi dan ilmu pengetahuan, serta tanggapan terhadap masalah sosial.

KTT Korea-Tiongkok (Januari 2026)
Presiden Lee Jae Myung bertemu dengan Presiden Xi Jinping pada tanggal 5 Januari 2026 (waktu setempat) untuk membahas penguatan kerja sama bilateral dan isu-isu kewilayahan terkini.
KTT Korea-Tiongkok digelar pada hari itu di Balai Agung Rakyat, Beijing, Tiongkok. Presiden Lee mengatakan, "KTT ini akan menjadi momentum penting untuk menjadikan tahun 2026 menjadi tahun awal pemulihan penuh hubungan Korea-Tiongkok."

KTT Korea-Laos (Desember 2025)
Presiden Lee Jae Myung mengadakan KTT (Konferensi Tingkat Tinggi) dengan Presiden Laos Thongloun Sisoulith, yang melakukan kunjungan resmi ke Korea dalam rangka peringatan 30 tahun pemulihan hubungan diplomatik kedua negara, di Kantor Kepresidenan Yongsan, Seoul.Kedua pemimpin sepakat meningkatkan hubungan bilateral menjadi kemitraan komprehensif serta memperluas kerja sama di berbagai bidang, termasuk infrastruktur dan mineral strategis.