Presiden Lee Jae Myung pada tanggal 4 Desember 2025 terlihat sedang melakukan pembicaraan telepon pertamanya sejak menjabat dengan Presiden Rumania, Nicusor Daniel Dan, di Kantor Kepresidenan di Yongsan-gu, Seoul. (Kantor Kepresidenan Republik Korea)
Penulis: Charles Audouin
Kantor Kepresidenan Republik Korea mengungkapkan bahwa pada tanggal 4 Desember 2025 Presiden Lee Jae Myung melakukan pembicaraan telepon pertamanya sejak menjabat dengan Presiden Rumania, Nicusor Daniel Dan, dan kedua pemimpin sepakat untuk memperkuat kerja sama di bidang energi nuklir dan pertahanan.
Presiden Lee menyatakan, "Saya menilai secara positif bahwa ekspor sistem pertahanan Korea, termasuk rudal pertahanan Cheongung dan howitzer swa-gerak K9, telah berkontribusi pada penguatan kemampuan pertahanan Rumania."
Ia menambahkan, "Saya berharap perusahaan pertahanan Korea yang unggul dapat terus berperan dalam memperkuat kapabilitas pertahanan Rumania di masa mendatang."
Presiden Lee melanjutkan, "Saya berharap pemerintah Rumania juga memberikan perhatian agar perusahaan-perusahaan Korea dapat terus berpartisipasi dalam proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir baru di Rumania pada masa mendatang."
Presiden Dan menjawab, "Saya sangat menghargai tingkat teknologi dan keandalan industri pertahanan Korea."
Ia menambahkan, "Saya berharap kerja sama pertahanan dengan Korea dapat semakin diperluas."
Kedua pemimpin sepakat untuk menjajaki kerja sama antara kedua negara di bidang pelabuhan dan infrastruktur, serta memperkuat pertukaran antarmanusia dan kerja sama budaya.
Selain itu, mereka juga menyatakan bahwa mereka akan berupaya melanjutkan pembahasan secara langsung pada kesempatan yang memungkinkan demi memperluas kerja sama praktis antara kedua negara.
caudouin@korea.kr