Presiden Lee Jae Myung (kanan) terlihat sedang menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, pada tanggal 22 November 2025 (waktu setempat) di Johannesburg Expo Center, Afrika Selatan.
Penulis: Yoon Sojung
Foto: Kantor Kepresidenan Republik Korea
Presiden Lee Jae Myung menggelar pertemuan bilateral dengan pemimpin Prancis, Jerman, India, dan Brasil saat menghadiri KTT (Konferensi Tingkat Tinggi) G20 pada tanggal 22 November 2025 (waktu setempat) di Johannesburg, Afrika Selatan.
Dalam pertemuan dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, Presiden Lee mencari arah kerja sama bilateral dalam rangka memperingati 140 tahun hubungan diplomatik antara Korea dengan Prancis di tahun 2026.
Presiden Lee berkata, "Semoga Anda bisa mengunjungi Korea tahun depan saat Korea dan Prancis memperingati 140 tahun hubungan diplomatik."
Ia menambahkan, "Saya berharap Korea dan Prancis mampu mengembangkan kerja sama dalam berbagai bidang, seperti dalam bidang ekonomi, teknologi termutakhir, dan budaya."
Presiden Macron menjawab, "Semoga kerja sama bisa terus terjalin dalam beragam bidang, seperti pertahanan, kuantum, kecerdasan buatan, antariksa, pembangkit listrik tenaga nuklir, dan energi terbarukan."
Ia pun menjawab akan berusaha untuk mengunjungi Korea di tahun 2026 dan mewujudkan potensi kerja sama bilateral melalui pertukaran tingkat tinggi dalam rangka memperingati 140 tahun hubungan diplomatik antara Korea dengan Prancis.
Presiden Lee juga menggelar KTT pertama dengan Kanselir Jerman, Friedrich Merz. Keduanya memiliki pandangan yang sama terhadap latar belakang Korea dan Jerman sebagai negara yang maju dalam bidang manufaktur dan memiliki latar belakang yang terpecah belah.
Kedua pemimpin pun sepakat untuk memperkuat hubungan bilateral yang berfokus dalam bidang energi dan sumber daya mineral kritis.
Selain itu, Presiden Lee bertemu dengan Perdana Menteri India, Narendra Mondi, untuk membicarakan kerja sama yang berarah pada masa depan, seperti kecerdasan buatan dan perkapalan.
PM Mondi lalu meminta Presiden Lee untuk mengunjungi India secara resmi dan Presiden Lee mengajak PM Mondi untuk mendorong pertukaran dalam berbagai bidang, seperti ekonomi, budaya, dan pertahanan.
Dalam pertemuan dengan Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva, Presiden Lee berbagi pendapat mengenai perekonomian kedua negara.
Kedua presiden pun sepakat untuk mendorong kerja sama swasta antara keduanya melalui kebijakan pemerintahan dalam berbagai bidang, seperti diplomasi, finansial, industri, teknologi, pendidikan, dan energi.
Presiden Lee Jae Myung (kanan) terlihat sedang menggelar pertemuan bilateral dengan Kanselir Jerman, Friedrich Merz, pada tanggal 22 November 2025 (waktu setempat) di Johannesburg Expo Center, Afrika Selatan.