Pada bulan Desember 2025 porsi kepemilikan investor asing terhadap total kapitalisasi pasar saham Korea mencapai 32,9 persen. Foto di atas menunjukkan layar monitor yang menampilkan penutupan indeks KOSPI di level 4.309,63 di ruang dealing Woori Bank, Jung-gu, Seoul, pada tanggal 2 Januari 2026. (Yonhap News)
Penulis: Aisylu Akhmetzianova
Porsi kepemilikan saham Korea oleh investor asing mencapai 32,9%, tertinggi dalam lima tahun delapan bulan terakhir.
Korea Center for International Finance (KCIF) pada tanggal 2 Januari 2026 mengungkapkan bahwa per Desember 2025, investor asing mencatatkan pembelian bersih saham Korea senilai 3,5 triliun won.
Porsi kepemilikan saham oleh investor asing terhadap total kapitalisasi pasar Korea meningkat menjadi 32,9 persen, level tertinggi sejak April 2020.
Berdasarkan sektor, industri listrik dan elektronik mencatatkan pembelian bersih terbesar sebesar 4,5 triliun won, melampaui total pembelian bersih investor asing secara keseluruhan. Di antaranya, SK Hynix menyumbang 2,2 triliun won, sementara Samsung Electronics sebesar 1,4 triliun won.
Pada bulan Desember 2025, saldo kepemilikan obligasi oleh investor asing tercatat sebesar 338,3 triliun won, meningkat 8,8 triliun won dibandingkan bulan sebelumnya (329,5 triliun won). Kepemilikan obligasi jangka pendek dengan tenor hingga enam bulan naik 7,9 triliun won, sementara obligasi berjangka 1–5 tahun meningkat 8,4 triliun won.
KCIF menyebut bahwa faktor utama di balik arus masuk dana ke pasar saham Korea pada bulan Desember 2025 mencakup kekurangan pasokan semikonduktor memori serta kenaikan harga yang mendorong ekspektasi perbaikan kinerja perusahaan Korea.
aisylu@korea.kr