Pada tanggal 27 Oktober 2025 ketika indeks KOSPI untuk pertama kalinya dalam sejarah menembus level 4.000, papan indikator di ruang dealing, kantor pusat Hana Bank, Jung-gu, Seoul menampilkan angka KOSPI. Pada hari itu, KOSPI ditutup di 4.042,83, naik 101,24 poin (2,57%) dibandingkan penutupan sebelumnya. (Yonhap News)
Penulis: Yoo Yeon Gyeong
Indeks KOSPI untuk pertama kalinya dalam sejarah menembus level 4.000 poin, menandai dimulainya era KOSPI 4.000.
Menurut Korea Exchange pada tanggal 27 Oktober 2025, KOSPI ditutup di level 4.042,83, naik 101,24 poin (2,57%) dibandingkan penutupan sebelumnya. Dengan demikian, hanya sekitar empat bulan setelah menembus level 3.000 pada tanggal 20 Juni 2025, indeks tersebut berhasil mencapai level 4.000.
Indeks dibuka di 3.999,79, naik 58,20 poin (1,48%) dibandingkan penutupan sebelumnya, kemudian terus menguat dan akhirnya menutup perdagangan pada level tertingginya hari itu.
Indeks KOSDAQ juga ditutup naik 19,62 poin (2,22%) menjadi 902,70. Ini adalah pertama kalinya sejak tanggal 1 April 2024 atau sekitar 1 tahun 7 bulan, indeks berhasil kembali menembus level 900 pada penutupan perdagangan.
Lonjakan KOSPI berhasil menembus level 4.000 setelah lama terjebak di kisaran terbatas. Pencapaian ini dianggap sebagai hasil kombinasi kebijakan pemerintah Korea untuk menopang pasar saham, penguatan sektor pertumbuhan termasuk kecerdasan buatan (AI) dan baterai, serta masuknya arus modal asing.
dusrud21@korea.kr