Sosial

2025.03.19

Para pekerja dari Filipina yang berpartisipasi dalam proyek uji coba perekrutan ART (asisten rumah tangga) asing terlihat sedang masuk ke Bandara Internasional Incheon pada tanggal 6 Agustus 2024. (Pemerintah Kota Seoul)

Para pekerja dari Filipina yang berpartisipasi dalam proyek uji coba perekrutan ART (asisten rumah tangga) asing terlihat sedang masuk ke Bandara Internasional Incheon pada tanggal 6 Agustus 2024. (Pemerintah Kota Seoul)



Penulis: Yoo Yeon Gyeong

Jumlah TKA (tenaga kerja asing) yang tinggal di Korea dengan visa E-9 (pekerja nonprofesional) melampaui 300 ribu orang untuk pertama kalinya pada tahun 2024. Sekitar setengah dari TKA tersebut memperoleh gaji bulanan rata-rata sebesar 2-3 juta won.

Menurut Hasil Survei tentang Status dan Ketenagakerjaan Imigran yang diumumkan Badan Statistik Korea dan Kementerian Kehakiman pada tanggal 18 Maret 2025, jumlah TKA yang tinggal di Korea dengan visa E-9 mencapai 303 ribu orang. Angka tersebut mencapai rekor tertinggi dalam sejarah.

Sebanyak 80,5% dari TKA dengan visa E-9 bekerja di industri pertambangan dan manufaktur. Sebanyak 14,4% dari mereka bekerja di industri pertanian, kehutanan, serta perikanan. Selain itu, 3,0% dari mereka melibatkan diri dalam industri konstruksi.

Sebanyak 51,2% dari seluruh TKA di Korea dengan berbagai jenis visa mendapatkan gaji sebesar 2-3 juta won. Sebanyak 37,1% memperoleh gaji di atas 3 juta won.

Sebanyak 70,8% dari TKA dengan visa E-9 memperoleh gaji sebesar 2-3 juta won per bulan.

WNA (warga negara asing) memberikan nilai rata-rata 4,3 dari 5 poin untuk kepuasan hidup secara keseluruhan di Korea. Berdasarkan jenis visa, TKA dengan visa E-9 paling puas terhadap kehidupan Korea dengan 4,4 poin.

WNA dengan visa working holiday, mahasiswa internasional, dan orang etnik Korea memberikan nilai yang lebih rendah daripada nilai rata-rata, yaitu 4,2 poin.


dusrud21@korea.kr

konten yang terkait