Sci/Tekno

2026.01.15

Pemerintah Korea akan menginvestasikan 235,1 miliar won tahun ini untuk mengamankan teknologi dasar di industri inti, termasuk semikonduktor, display, dan baterai sekunder. (iClickArt) *Reproduksi dan pendistribusian ulang foto di atas secara tidak sah dilarang berdasarkan undang-undang hak cipta.

Pemerintah Korea akan menginvestasikan 235,1 miliar won tahun ini untuk mengamankan teknologi dasar di industri inti, termasuk semikonduktor, display, dan baterai sekunder. (iClickArt) *Reproduksi dan pendistribusian ulang foto di atas secara tidak sah dilarang berdasarkan undang-undang hak cipta.



Penulis: Koh Hyunjeong

Pemerintah Korea akan menginvestasikan 235,1 miliar won tahun ini untuk mengamankan teknologi dasar di industri inti, termasuk semikonduktor, display, dan baterai sekunder.

Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Informasi pada tanggal 14 Januari 2026 mengumumkan bahwa pihaknya telah menetapkan rencana pelaksanaan Program Pengembangan Teknologi Dasar Strategis 2026 dan akan mulai mendorong proyek tersebut secara penuh.

Rencana ini mencakup sektor semikonduktor, display, dan baterai sekunder. Di antaranya, enam proyek akan mendapat dukungan baru dengan total anggaran sebesar 24 miliar won.

Di sektor semikonduktor, pemerintah akan mendukung pengembangan teknologi dasar generasi berikutnya—termasuk semikonduktor cerdas, PIM (processing-in-memory), semikonduktor senyawa, serta 3D DRAM—dan pengembangan sumber daya manusia profesional.

Pemerintah juga akan memperluas program My Chip dan Moa Fab, serta mendorong proyek teknologi semikonduktor baru yang terhubung dengan fasilitas fabrikasi (fab) canggih di Amerika Serikat dan Eropa.

Di bidang display, pemerintah akan mendukung riset strategis berbasis permintaan sektor swasta serta pengembangan teknologi display wafer silikon beresolusi ultra-tinggi. Pengembangan display preform generasi berikutnya melalui konvergensi sensor juga akan dimulai.

Untuk sektor baterai sekunder, pemerintah akan melanjutkan pengembangan teknologi dasar baterai generasi berikutnya, pelatihan tenaga ahli, serta kerja sama internasional Korea–Amerika Serikat. Sejalan dengan kebutuhan mobilitas masa depan, proyek baru untuk baterai sekunder generasi berikutnya dan baterai aluminium–udara juga akan didorong.

Rincian lebih lanjut, termasuk pengumuman proyek baru dan jadwal seleksi proposal, akan diumumkan pada akhir Januari 2026 melalui laman resmi Yayasan Riset Nasional Korea (www.nrf.re.kr).

hjkoh@korea.kr

konten yang terkait