Paviliun Terpadu Korea di CES 2025 yang digelar pada tanggal 7-10 Januari 2025 di Las Vegas, Amerika Serikat. (KOTRA)
Penulis: Park Hye Ri
Pameran elektronik dan teknologi informasi terbesar di dunia, CES (Consumer Electronics Show) 2026, akan menghadirkan Paviliun Terpadu Korea dengan skala terbesar sepanjang sejarah. Ajang CES 2026 tersebut akan digelar pada tanggal 6-9 Januari 2026 (waktu setempat) di Las Vegas, Amerika Serikat.
Kementerian Perindustrian, Perdagangan, dan Sumber Daya bersama Kementerian UKM dan Startup pada tanggal 1 Januari 2026 mengumumkan bahwa melalui kerja sama lintas kementerian, mereka akan membangun dan mengoperasikan Paviliun Korea berskala besar yang melibatkan 38 lembaga dan 470 perusahaan.
Mengusung tema "Innovators Show Up," CES 2026 akan diikuti oleh lebih dari 4.500 perusahaan dari 150 negara di seluruh dunia. Dalam ajang ini, berbagai produk dan layanan inovatif berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI) akan diperkenalkan secara luas di sektor elektronik konsumen, mobilitas, dan layanan kesehatan.
Dari pihak Korea, lebih dari 1.000 perusahaan akan berpartisipasi, mulai dari konglomerasi besar termasuk Samsung, LG, Hyundai, dan SK, hingga usaha kecil dan menengah (UKM) yang memiliki teknologi inovatif serta startup potensial.
Sementara itu, menjelang pembukaan pameran, Korea kembali membuktikan daya saing teknologi globalnya di panggung internasional. Korea meraih predikat negara dengan jumlah penerima penghargaan terbanyak dalam ajang Penghargaan Inovasi CES 2026 yang diumumkan pada awal November 2025, selama tiga tahun berturut-turut.
Dari total 284 perusahaan penerima penghargaan, sebanyak 168 perusahaan atau 59 persen merupakan perusahaan Korea, jauh melampaui AS(54 perusahaan), Tiongkok (34 perusahaan), dan Taiwan (13 perusahaan).
Menteri Perindustrian, Perdagangan, dan Sumber Daya Kim Jung-Kwan, menyatakan bahwa, "Persaingan global dalam perebutan kepemimpinan teknologi AI kian ketat. Dalam konteks tersebut, CES menjadi ajang terbaik bagi perusahaan Korea untuk menunjukkan kapabilitas dan potensi teknologi mereka."
Ia menambahkan, "Pemerintah juga akan memberikan dukungan aktif agar kapasitas inovasi perusahaan Korea dapat berujung pada peningkatan kinerja ekspor."
hrhr@korea.kr