Kebudayaan

2026.03.10

Para koki anggota MCF terlihat sedang menjajal bahan pangan Korea. (Provinvsi Jeollanam)

Para koki anggota MCF terlihat sedang menjajal bahan pangan Korea. (Provinvsi Jeollanam)



Penulis: Hong Angie

Para maestro kuliner paling bergengsi di dunia akan mengunjungi Provinsi Jeollanam, yang dikenal sebagai pusat kuliner Korea.

Pemerintah Provinsi Jeollanam pada tanggal 9 Maret 2026 menyatakan bahwa sekitar 200 koki dari 11 negara yang tergabung dalam Maîtres Cuisiniers de France (MCF) akan mengunjungi provinsi tersebut pada tanggal 17–21 Maret 2026 untuk mengikuti fam tour guna merasakan secara langsung budaya kuliner dan bahan pangan khas provinsi tersebut.

Tur familiarisasi ini dirancang sebagai salah satu rangkaian acara Kongres Dunia Maîtres Cuisiniers de France yang untuk pertama kalinya di Asia akan digelar di Seoul, dalam rangka memperingati 140 tahun hubungan diplomatik Korea–Prancis.

Seiring dengan penyelenggaraan kongres tersebut, juga akan digelar Kompetisi Internasional Pertama Bahan Pangan Premium Korea. Dalam kompetisi ini, para koki anggota MCF akan secara langsung menilai cita rasa, kualitas, inovasi, serta kesesuaian produk dengan pasar Eropa. Ajang ini juga menjadi peluang bagi para produsen lokal untuk memperluas akses ke pasar luar negeri.

Produk yang lolos seleksi tahap pertama akan menjalani uji pasar di Eropa dalam ajang K Plus Festival yang akan digelar di Paris pada Mei 2026. Karya yang meraih penghargaan akhir akan memperoleh kesempatan untuk masuk ke restoran kelas atas dan gerai ritel premium di Eropa.

Selama berlangsungnya kongres, juga akan dioperasikan stan promosi yang memperkenalkan bahan pangan dan kuliner khas Provinsi Jeollanam. Selain itu, berbagai program juga akan diselenggarakan berdasarkan pengalaman filosofi kuliner kuil bersama Biksuni Jeong Kwan dari Kuil Baekyangsa di Jangseong.

Dalam rangkaian agenda tersebut, para koki akan mengunjungi lokasi budidaya rumput laut dan abalon di Wando untuk melihat langsung proses produksi bahan pangan bersih khas Provinsi Jeollanam. Mereka juga akan mencicipi teh tradisional Baekunokpancha dari Gangjin sambil menikmati budaya teh Korea, serta mengunjungi Museum Lukisan Rakyat Korea dan Museum Dinosaurus Haenam untuk merasakan kekayaan sejarah dan nilai budaya provinsi tersebut.

Direktur Biro Pariwisata dan Olahraga Provinsi Jeollanam, Choi Young-joo, mengatakan, "Fam tour ini bukan sekadar kegiatan wisata, tetapi merupakan kesempatan bersejarah untuk memperkenalkan gastronomi, bahan pangan, serta sumber daya pariwisata Provinsi Jeollanam kepada dunia."

Ia menambahkan, "Kegiatan ini sekaligus membuktikan bahwa Provinsi Jeollanam merupakan ‘kota cita rasa’ yang mewakili Korea, serta akan menjadi jembatan kuat bagi bahan pangan kami untuk memasuki pasar premium global."

shong9412@korea.kr

konten yang terkait