Bisnis

2025.12.31

Kepala Staf Presiden, Kang Hoon-sik (keempat dari kiri), berjabat tangan dengan Wakil Perdana Menteri Polandia dalam acara penandatanganan kontrak eksekutif pengadaan peluru kendali Chunmoo CGR-800 yang digelar pada tanggal 29 Desember 2025 (waktu setempat) di Museum Angkatan Darat Polandia di Warsawa, Polandia.

Kepala Staf Presiden, Kang Hoon-sik (keempat dari kiri), berjabat tangan dengan Wakil Perdana Menteri Polandia dalam acara penandatanganan kontrak eksekutif pengadaan peluru kendali Chunmoo CGR-800 yang digelar pada tanggal 29 Desember 2025 (waktu setempat) di Museum Angkatan Darat Polandia di Warsawa, Polandia.



Penulis: Yoo Yeon Gyeong

Teknologi alutsista (alat utama sistem senjata) Korea terus diekspor ke berbagai negara.

Hanwha Aerospace mengungkapkan pada tanggal 30 Desember 2025 bahwa kontrak untuk pengadaan peluru kendali Chunmoo CGR-800 telah ditandatangani dengan Badan Persenjataan Polandia.

Kontrak senilai 5,6 triliun won tersebut berisi mengenai pengadaan Chunmoo CGR-800 yang merupakan rudal berpemandu presisi berkaliber 239 mm dengan jangkauan hingga 80 km.

Kontrak tersebut merupakan kontrak eksekutif ketiga yang disepakati antara Badan Persenjataan Polandia dengan sebuah konsorsium yang dipimpin oleh Hanwha-WB Advanced System dengan Hanwha Aerospace.

Hanwha-WB Advanced System sendiri merupakan sebuah perusahaan bersama yang didirikan oleh Hanwha Aerospace dengan WB Electronics dari Polandia.

Chunmoo CGR-800 akan diproduksi di fasilitas produksi khusus yang berlokasi di Polandia dan dioperasikan oleh Hanwha-WB Advanced System. Pengiriman dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2030 dan selesai pada tahun 2032.

HD Hyundai Heavy Industries pun pada tanggal 26 Desember 2025 mengungkapkan telah menandatangani kontrak untuk dua fregat kelas 3.200 ton dengan Departemen Pertahanan Nasional Filipina.

Kontrak tersebut bernilai 844,7 miliar won dan kedua kapal tersebut akan dikirim ke Angkatan Laut Filipina hingga tahun 2029 mendatang.


dusrud21@korea.kr

konten yang terkait