Korea akan menghadiri Pameran Viva Technology 2023 sebagai Negara Tahun Ini. Pameran tersebut merupakan pameran perusahaan rintisan terbesar di Eropa. (Tangkapan layar laman Viva Technology 2023)
Penulis: Lee Jihae
Korea akan menghadiri Pameran Viva Technology 2023 sebagai Negara Tahun Ini. Pameran yang akan diselenggarakan pada bulan Juni di Paris tersebut merupakan pameran perusahaan rintisan terbesar di Eropa.
Kementerian UKM dan Startup mengungkapkan pada tanggal 22 Maret bahwa pemerintah telah menandatangani perjanjian hubungan kemitraan dengan Viva Technology 2023 untuk menjadi Negara Tahun Ini. Hubungan kemitraan ini hanya bisa dilakukan dengan satu negara saja.
Viva Technology akan diselenggarakan secara daring dan luring pada tanggal 14-17 Juni di Paris, Prancis. Para perusahaan yang berpartisipasi akan menyediakan beberapa program, seperti pameran, konferensi, dan memperkenalkan produk mereka kepada para investor. Selain itu, mereka juga akan melakukan promosi secara daring.
Hubungan kemitraan Negara Tahun Ini merupakan hubungan kemitraan tertinggi di Viva Technology yang baru dibentuk tahun 2022. Hubungan ini memberikan kesempatan kepada Korea dan perusahaan-perusahaan Korea untuk memamerkan produk, menjadi pembicara utama dalam konferensi, memperkenalkan produk kepada calon konsumen, mempromosikan produk kepada media, serta menghadiri program-program utama dalam Viva Technology.
Paviliun Terpadu K-Startup akan dibangun di aula utama yang terletak di tengah lokasi acara. Paviliun ini akan berada berdampingan dengan Google dan LVMH, perusahaan-perusahaan mitra awal Viva Technology.
Sekitar 30 perusahaan rintisan dan UKM akan menghadiri Viva Technology.
Menteri UKM dan Startup, Lee Young memberikan ucapan selamat melalui video pada konferensi pers Viva Technology yang diselenggarakan di Prancis pada tanggal 21 Maret (waktu setempat). Konferensi pers tersebut sekaligus mengumumkan hubungan kemitraan Viva Technology dengan Korea.
Menteri Lee berkata, "Kehadiran Korea dalam Viva Technology 2023 ini menunjukkan bahwa banyak perusahaan rintisan dan UKM Korea yang mampu berkembang dan memiliki kemampuan bersaing dengan teknologi yang luar biasa. Kami berharap status K-startup juga akan naik di pentas dunia. Semoga masyarakat dunia tidak hanya mengenal K-pop, K-drama, dan K-culture saja, tetapi juga K-startup."
jihlee08@korea.kr