Kebijakan

2026.08.14

Presiden Lee Jae Myung menyampaikan komitmennya untuk menerapkan sistem rekrutmen militer sukarela selektif dalam rapat bersama para sekretaris senior dan penasihat kepresidenan pada tanggal 13 Agustus 2026 di Cheong Wa Dae. (Cheong Wa Dae)

Presiden Lee Jae Myung menyampaikan komitmennya untuk menerapkan sistem rekrutmen militer sukarela selektif dalam rapat bersama para sekretaris senior dan penasihat kepresidenan pada tanggal 13 Agustus 2026 di Cheong Wa Dae. (Cheong Wa Dae)



Penulis: Yoon Sojung

"Reformasi pertahanan untuk mengubah militer Korea menjadi angkatan bersenjata elite yang kuat dan cerdas, bertumpu pada peralatan serta teknologi canggih melalui penerapan sistem rekrutmen militer sukarela selektif."

Hal tersebut diungkapkan oleh Presiden Lee Jae Myung pada tanggal 13 Agustus 2026 dalam rapat bersama para sekretaris senior dan penasihat kepresidenan di Cheong Wa Dae.

Presiden Lee kemudian mengatakan, "Di tengah rendahnya angka kelahiran yang terus berlanjut, mempertahankan struktur militer yang tidak efisien dengan bertumpu pada jumlah persondel dan pasukan infanteri kurang tepat."

Ia melanjutkan, "Hal terpenting adalah merancang ulang sistem tersebut agar kaum muda yang menjadi pilar utama pertahanan negara dapat merencanakan kehidupan yang lebih baik pada masa depan."

Presiden Lee juga meminta pemerintah untuk menyusun kebijakan secara terperinci agar pengalaman dinas militer dapat menjadi bekal bagi kaum muda untuk memperoleh pekerjaan yang baik, mengakses pendidikan yang berkualitas, dan membangun akses secara stabil.

Dalam rapat tertutup yang digelar setelahnya, berlangsung pembahasan secara meluas dan mendalam mengenai sistem rekrutmen militer sukarela selektif.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Kantor Kepresidenan Republik Korea, Kang Yu-jung, melalui pengarahan tertulis pada hari itu.

Menurut Kang, Presiden Lee mengatakan bahwa hidup adalah investasi dan meminta jajarannya untuk menyusun berbagai gagasan kreatif yang tidak terpaku pada sudut pandang lama dengan mempertimbangkan nilai-nilai serta realitas kehidupan muda saat ini.

Terkait hal tersebut, seorang pejabat Cheong Wa Dae mengatakan bahwa Kementerian Pertahanan Nasional diperkirakan akan mengumumkan rencana konkret terkait penerapan sistem rekrutmen militer sukarela selektif pada akhir tahun 2026.

Ia menambahkan bahwa setelah sistem tersebut diterapkan pada tahun depan, pemerintah akan melakukan penyesuaian dan penyempurnaan berdasarkan hasil awal pelaksanaannya.


arete@korea.kr

konten yang terkait