Presiden Lee Jae Myung mengunjungi Amerika Serikat, Brasil, Cili, Argentina, dan Jerman sejak tanggal 24 Juli hingga 3 Agustus 2026. Rangkaian kunjungan kenegaraan tersebut dirangkum oleh Korea.net melalui foto-foto berikut ini.
Penulis: Hong Angie
Foto: Cheong Wa Dae
Presiden Lee Jae Myung mengumumkan Deklarasi AI San Fransisco dalam AI Summit yang digelar pada tanggal 24 Juli 2026 (waktu setempat) di San Fransisco, Amerika Serikat. Presiden Lee menyajikan visi untuk menjadikan Korea sebagai negara utama yang tak tergantikan dalam jaringan suplai kecerdasan buatan (AI) global. Ia pun berdiskusi langsung dengan para pengusaha Korea dan perusahaan teknologi besar global untuk mewujudkan Tiga Megaproyek AI yang sedang dikejar Korea. Presiden Lee pun mengunumkan kerja sama dalam bidang Pusat Data AI dan AI fisik yang dimulai melalui kerja sama semikonduktor berskala 950 miliar dolar.
Presiden Lee Jae Myung dan Ibu Negara Kim Hea Kyung berfoto bersama dengan warga setempat saat mengunjungi pusat perbelanjaan terkenal San Fransisco bernama Pier 39 pada tanggal 25 Juli 2026 (waktu setempat). Selain meraih kerja sama berskala besar dalam investasi dan teknologi di AI Summit, Presiden Lee pun berhasil meninggalkan potret keramahan dengan berfoto bersama penduduk setempat selama kunjungannya ke San Fransisco, Amerika Serikat.
Salah satu agenda Presiden Lee Jae Myung selama kunjungannya ke Brasil adalah inspeksi pesawat Embraer C-390 Millennium yang diperkenalkan oleh Angkatan Udara Republik Korea. Inspeksi tersebut dilakukan pada tanggal 26 Juli 2026 (waktu setempat) di pangkalan Angkatan Udara Brasil. Presiden Lee meninjau data dan keadaan transportasi terkini dengan menggunakan pesawat tersebut serta menekankan pentingnya kerja sama antara Korea dengan Brasil dalam bidang industri pertahanan dan antariksa.
Presiden Lee Jae Myung; Ibu Negara Kim Hea Kyung; Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva; dan Ibu Negara Brasil, Rosangela Lula da Silva berfoto bersama dengan jari yang membentuk simbol hati dalam resepsi penyambutan kedatangan Presiden Lee yang digelar pada tanggal 27 Juli 2026 (waktu setempat) di Istana Kementerian Luar Negeri, Brasilia, Brasil. Dalam KTT (konferensi tingkat tinggi) yang digelar pada hari yang sama, Presiden Lee dan Presiden Lula sepakat untuk memperkuat kerja sama secara meluas dalam bidang jaringan suplai, industri pertahanan, antariksa, dan teknologi termutakhir. Korea dan Brasil pun berhasil menyepakati tujuh nota kesepahaman dan pernyataan bersama. Kedua presiden pun sepakat untuk menyatakan tahun 2026 sebagai tahun lompatan untuk Hubungan Kemitraan Strategis Korea-Brasil.
Presiden Lee Jae Myung mengheningkan cipta setelah meletakkan bunga di hadapan patung pendiri Cili, Benardo O'Higgins, pada tanggal 30 Juli 2026 (waktu setempat) di Santiago, Cili. Presiden Lee mengawali jadwal kunjungannya di Cili melalui peletakan bunga tersebut.
Presiden Lee Jae Myung dan Ibu Negara Kim Hea Kyung memberikan simbol hati dengan jari tangan mereka di depan instalasi Jalan Seoul pada tanggal 30 Juli 2026 (waktu setempat) di Distrik Patronato, Santiago, Cili. Presiden dan Ibu Negara mengunjungi serta berkomunikasi dengan diaspora Korea di Cili melalui kunjungan langsung ke Distrik Patronato dengan banyak toko yang dimiliki oleh diaspora Korea.
Presiden Lee Jae Myung berjalan beriringan dengan Presiden Cili, Jose Antonio Kast, dalam acara penyambutan Presiden Lee sebagai presiden Korea pertama yang mengunjungi Cili dalam sebelas tahun terakhir. Acara penyambutan tersebut digelar pada tanggal 30 Juli 2026 (waktu setempat) di Istana Kepresidenan Cili di Santiago. Setelah itu, kedua presiden menggelar KTT untuk mengaktifkan kembali Komite Perdagangan Bebas FTA (perjanjian perdagangan bebas) Korea-Cili yang telah terhenti sejak tahun 2016 serta memordenisasi FTA Korea-Cili yang telah berlaku selama lebih dari 20 tahun. Presiden Lee dan Presiden Kast kemudian menandatangani lima nota kesepahaman, salah satunya adalah nita kesepahaman terkait kemitraan sumber daya mineral.
Presiden Lee Jae Myung memeluk Presiden Argentina, Javier Milei, dalam acara penyambutan kedatangan Presiden Lee pada tanggal 31 Juli 2026 (waktu setempat) di Istana Kepresidenan Buenos Aires. Korea dan Argentina sepakat untuk memperluas kerja sama rantai nilai mineral kritis utama, seperti litium dan memperluas jaringan suplai energi dimulai dengan impor minyak mentah dari Argentina ke Korea. Selain itu, kedua belah pihak sepakat untuk mengurangi beban perusahaan Korea dalam memasuki pasar Argentina dengan kesepakatan Perjanjian Pencegahan Perpajakan Ganda. Selain itu, Korea dan Argentina pun memperkuat kerja sama nyata dalam bidang perdagangan, investasi, dan pertahanan dengan memulai kembali negosiasi terkait kesepakatan perdagangan Korea-Mercosur (lima negara Amerika Selatan)
Presiden Lee Jae Myung berpose saat menerima sertifikat sebagai Warga Kehormatan Kota Buenos Aires dari Wali Kora Buenos Aires, Jorge Macri, pada tanggal 1 Agustus 2026 (waktu setempat) di Buenos Aires, Argentina. Walkot Macri memberikan sertifikat dan simbol kunci kepada Presiden Lee dengan harapan bisa mempererat pertukaran dan kerja sama dengan Korea.
Presiden Lee Jae Myung dan Ibu Negara Kim Hea Kyung berfoto bersama anak-anak setelah menerima bunga dalam acara dialog bersama diaspora Korea yang digelar pada tanggal 1 Agustus 2026 (waktu setempat) di Buenos Aires, Argentina. Mereka kemudian berdialog dengan para diaspora Korea untuk berkomunikasi lebih erat.
Jadwal terakhir dari rangkaian kunjungan Presiden Lee Jae Myung adalah berdialog dengan diaspora Korea di Jerman pada tanggal 2 Agustus 2026 (waktu setempat) di sebuah hotel di Frankfurt, Jerman.