Presiden Lee Jae Myung telah menerima surat kepercayaan dari empat duta besar baru pada tanggal 12 Agustus 2026 di Cheong Wa Dae, Jongno-gu, Seoul. Dari kiri atas searah jarum jam: Duta Besar Portugal, Vanda Maria Dias Stelzer Sequeira; Duta Besar UAE, Jamal Abdulla Mohamed Bin Abdulwahab Al Suwaidi; Duta Besar Amerika Serikat, Michelle Steel; dan Duta Besar Irlandia, Sean Hoy. (Cheong Wa Dae)
Penulis: Margareth Theresia
Presiden Lee Jae Myung telah menerima surat kepercayaan dari empat duta besar baru yang berasal dari Portugal, Uni Emirat Arab (UAE), Amerika Serikat, dan Irlandia.
Upacara penerimaan surat tersebut digelar pada tanggal 12 Agustus 2026 di Cheong Wa Dae, Jongno-gu, Seoul.
Penyerahan surat kepercayaan menandai dimulainya secara resmi masa tugas para duta besar baru sekaligus menjadi simbol penguatan hubungan diplomatik.
Upacara penerimaan surat kepercayaan tersebut menjadi yang kelima kalinya setelah Presiden Lee dilantik pada Juni 2025.
Presiden Lee kemudian menyelamati seluruh duta besar baru satu persatu setelah upacara penerimaan surat kepercayaan selesai.
Ia pun meminta para duta besar baru untuk berperan sebagai jembatan aktif dalam memperkuat kerja sama yang saling menguntungkan di berbagai bidang dengan landasan kepercayaan yang kuat dan komunikasi erat.
Duta Besar Portugal, Vanda Maria Dias Stelzer Sequeira, mengungkapkan bahwa tahun 2026 merupakan peringatan 65 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara Korea dan Portugal.
Ia menilai bahwa pertukaran tingkat tinggi antara Korea dan Portugal masih kurang walaupun pertukaran antar warga dan perusahaan berjalan dengan aktif.
Oleh karena itu, Vanda mengungkapkan akan berusaha keras memajukan hubungan bilateral agar bisa mewujudkan kerja sama nyata dalam beragam bidang.
Duta besar UAE, Jamal Abdulla Mohamed Bin Abdulwahab Al Suwaidi, menilai bahwa hubungan bilateral antara Korea dan UAE telah meningkat pesat sejak kunjungan kenegaraan Presiden Lee ke UAE pada November 2025.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa ia akan berusaha sebaik mungkin untuk meningkatkan hubungan kerja sama bilateral berarah masa depan, salah satunya melalui persiapan kunjungan balasan Presiden UAE, Mohamed bin Zayed Al Nahyan, ke Korea.
Duta Besar AS, Michelle Steel, mengatakan bahwa ia akan berusaha untuk meningkatkan kerja sama bilateral dan pemahaman satu sama lain antara Korea dengan AS melalui komunikasi erat antara pemerintah dan masyarakat Korea dengan AS.
Presiden Lee pun mengungkapkan bahwa ia berharap Michelle dapat menjadi jembatan kokoh dalam memperkuat hubungan aliansi Korea dan AS berkat pemahamannya yang mendalam mengenai budaya dan masyarakat Korea.
Michelle merupakan duta besar AS kedua yang merupakan keturunan Korea. Ia pun menjadi wanita keturunan Korea pertama sekaligus anggota legislatif AS pertama yang menjadi duta AS untuk Korea.
Duta Besar Irlandia, Sean Hoy, mengungkapkan bahwa ia akan berusaha untuk memperluas kerja sama yang saling menguntungkan dalam berbagai bidang dengan berlandaskan pada potensi kerja sama bilateral.
Selain itu, ia menyampaikan bahwa ia berharap dapat berkomunikasi erat dengan Korea seiring dengan periode jabatan Irlandia sebagai negara undangan G20 serta ketua Uni Eropa pada paruh kedua tahun 2026.
margareth@korea.kr