Korea akan menghapus kewajiban para pekerja migran musiman (visa E-8) untuk membayar premi asuransi perawatan jangka panjang untuk lansia. Foto di atas menunjukkan para pekerja migran yang sedang memindahkan bibit jagung di sebuah ladang yang terletak di Goesan-gun, Provinsi Chungcheongbuk. (Pemerintah Kota Goesan-gun)
Penulis: Margareth Theresia
Korea akan menghapus kewajiban para pekerja migran musiman (visa E-8) untuk membayar premi asuransi perawatan jangka panjang untuk lansia.
Kebijakan yang berlaku mulai tanggal 13 Mei 2026 tersebut akan membantu mengurangi beban premi asuransi bagi para pekerja migran maupun para pengusaha.
Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan mengungkapkan bahwa Amendemen Undang-undang Terkait Asuransi Perawatan Jangka Panjang untuk Lansia telah disetujui oleh Majelis Nasional pada tanggal 6 Mei 2026.
Kebijakan yang berlaku saat ini mewajibkan seluruh pemegang Asuransi Kesehatan Nasional untuk membayar premi asuransi perawatan jangka panjang untuk lansia, baik warga negara Korea maupun warga negara asing.
Asuransi perawatan jangka panjang untuk lansia merupakan sistem asuransi sosial yang menyediakan layanan aktivitas fisik dan kehidupan sehari-hari bagi warga yang mengalami kesulitan untuk beraktivitas akibat penyakit usia lanjut.
Akan tetapi, pekerja migran musiman dianggap tidak memiliki alasan yang kuat untuk menggunakan layanan tersebut karena mereka berusia di antara 19 hingga 55 tahun dan hanya bisa tinggal maksimal hingga delapan bulan di Korea.
Penghapusan kewajiban pembayaran premi tersebut dianggap mampu mengurangi beban para pekerja maupun pemberi kerja.
Aturan yang berlaku mulai tanggal 13 Mei 2026 tersebut juga akan diterapkan untuk pekerja migran musiman yang saat ini sudah terdaftar di Asuransi Kesehatan Nasional.
Para pekerja migran musiman yang ingin menghapus premi asuransi perawatan jangka panjang untuk lansia dapat mengunjungi kantor cabang Layanan Asuransi Kesehatan Nasional terdekat untuk menghapus kewajiban tersebut.
margareth@korea.kr