Kebijakan

2026.03.30

Rencana Induk Ke-4 untuk Pengembangan dan Konvergensi TIK (teknologi informasi dan komunikasi) serta Rencana Induk Ke-8 Masyarakat Informasi Cerdas telah dibahas dan disahkan dalam rapat Komite Strategi Informasi dan Komunikasi yang digelar pada tanggal 27 Maret 2026. (iClickArt) *Reproduksi dan pendistribusian ulang foto di atas secara tidak sah dilarang berdasarkan undang-undang hak cipta.

Rencana Induk Ke-4 untuk Pengembangan dan Konvergensi TIK (teknologi informasi dan komunikasi) serta Rencana Induk Ke-8 Masyarakat Informasi Cerdas telah dibahas dan disahkan dalam rapat Komite Strategi Informasi dan Komunikasi yang digelar pada tanggal 27 Maret 2026. (iClickArt) *Reproduksi dan pendistribusian ulang foto di atas secara tidak sah dilarang berdasarkan undang-undang hak cipta.



Penulis: Koh Hyunjeong

Korea menargetkan masuk ke dalam tiga kekuatan besar kecerdasan buatan (AI) dunia pada tahun 2028.

Pemerintah akan memperkuat infrastruktur jaringan digital melalui 5G standalone (SA) serta pengembangan 6G untuk bisa mencapai target tersebut.

Oleh karena itu, Rencana Induk Ke-4 untuk Pengembangan dan Konvergensi TIK (teknologi informasi dan komunikasi) serta Rencana Induk Ke-8 Masyarakat Informasi Cerdas telah dibahas dan disahkan dalam rapat Komite Strategi Informasi dan Komunikasi yang digelar pada tanggal 27 Maret 2026.

Rencana tersebut mengandung strategi terpadu untuk memperkuat landasan digital Korea melalui jaringan, keamanan siber, dan data.

Strategi terpenting dalam rencana tersebut adalah kecepatan dan hubungan sehingga pemerintah menargetkan pembukaan era komersialisasi 6G di tahun 2030.

Sistem pengelolaan perlindungan informasi juga akan diperkuat untuk meningkatkan kapasitas keamanan siber. Selain itu, ekosistem data berkualitas tinggi akan dibentuk melalui pembangunan platform data terpadu nasional.

Untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja masa depan, pemerintah akan membentuk sistem pendidikan terkait mulai dari jenjang SMA hingga program doktoral.

Selain itu, pemerintah akan mendukung pengamanan teknologi inti terkait AI, semikonduktor, dan kuantum.

Korea juga akan mengubah cara kerja industri secara fundamental dengan menggunakan AI ke hampir seluruh sektor mulai dari pabrik, pertanian hingga penanggulan bencana, agar seluruh sistem nasional menjadi lebih cerdas dan efisien.

Untuk mengurangi kesenjangan digital, pemerintah akan memperluas pusat pelatihan teknologi AI serta menambah distribusi perangkat bantu TIK untuk penyandang disabilitas.


hjkoh@korea.kr

konten yang terkait