Warga negara asing (WNA) di Korea bisa mendapatkan izin tinggal di Korea dengan periode yang lebih panjang jika memiliki anak yang bersekolah di Korea. Foto di atas menunjukkan para remaja WNA yang memperlihatkan banh mi yang mereka buat dalam kelas yang digelar tanggal 11 September 2025 di Seoul Global Youth Education Center, Yeongdeungpo-gu, Kota Seoul. (Lee Jeong Woo)
Penulis: Margareth Theresia
Warga negara asing (WNA) di Korea bisa mendapatkan izin tinggal di Korea dengan periode yang lebih panjang jika memiliki anak yang bersekolah di Korea.
Kementerian Kehakiman mengungkapkan pada tanggal 6 Maret 2026 bahwa periode tinggal wali (orang tua atau pihak yang bertanggung jawab secara hukum) pelajar berkewarganegaraan asing di Korea diperpanjang hingga pelajar tersebut berusia 24 tahun.
Periode tinggal wali tersebut bisa didapatkan apabila pelajar berkewarganegaraan asing tersebut menempuh pendidikan pada jenjang SD, SMP, maupun SMA di Korea secara legal.
Kebijakan yang berlaku mulai tanggal 26 Februari 2026 tersebut memberikan kesempatan kepada para wali untuk membantu para remaja saat mereka melanjutkan pendidikan tinggi atau bekerja untuk pertama kali.
Sebelumnya, para wali hanya mendapatkan izin tinggal di Korea hanya hingga anak-anak tersebut lulus pendidikan jenjang SMA atau telah menjadi orang dewasa (19 tahun).
Kementerian menjelaskan bahwa sistem tersebut diterapkan karena bantuan wali dianggap penting untuk membantu para remaja agar bisa hidup secara mandiri melalui pendidikan di perguruan tinggi atau pemahaman terhadap dunia kerja.
Selain itu, langkah itu juga dianggap tepat untuk membantu melindungi hak-hak yang wajib diterima oleh anak-anak berkewarganegaraan asing.
Menteri Kehakiman, Jung Sung-ho, mengatakan, "Anak-anak berkewarganegaraan asing yang tinggal di Korea dan lulus dari sekolah di Korea hingga SMA merupakan bagian dari masyarakat Korea yang memiliki identitas bahasa dan budaya yang sesuai dengan warga negara Korea."
Ia menambahkan, "Pemerintah akan terus membangun sistem dan lingkungan yang tepat agar anak-anak tersebut bisa beradaptasi dalam masyarakat Korea dan mampu berkontribusi dalam kemajuan Korea."
margareth@korea.kr