Kebijakan

2026.03.04

Presiden Lee Jae Myung dan Presiden Filipina, Ferdinand Romualdez Marcos Jr., menggelar KTT Korea-Filipina pada tanggal 3 Maret 2026 (waktu setempat) di Istana Malacanang, Manila, Filipina. (Yonhap News)

Presiden Lee Jae Myung dan Presiden Filipina, Ferdinand Romualdez Marcos Jr., menggelar KTT Korea-Filipina pada tanggal 3 Maret 2026 (waktu setempat) di Istana Malacanang, Manila, Filipina. (Yonhap News)



Penulis: Yoo Yeon Gyeong

Korea dan Filipina telah sepakat untuk memperluas kerja sama dalam bidang pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) baru dan mineral kritis.

Hal tersebut diungkapkan oleh Presiden Lee Jae Myung yang melakukan kunjungan kenegaraan resmi pada tanggal 3 Maret 2026 (waktu setempat).

Hal tersebut didiskusikan oleh Presiden Lee dengan Presiden Filipina, Ferdinand Romualdez Marcos Jr., pada hari itu dalam KTT (konferensi tingkat tinggi) yang digelar di Istana Malacanang, Manila. Keduanya pun menggelar konferensi pers setelah KTT selesai diselenggarakan.

Presiden Lee menjelaskan, "Kami sepakat untuk mempererat kerja sama nyata dalam bidang PLTN. Korea dan Filipina telah menempatkan diri sebagai mitra kerja sama terbaik dalam bidang PLTN melalui hasil studi kelayakan pembukaan kembali PLTN Bataan serta penandatanganan nota kesepahaman terkait kerja sama PLTN baru."

Ia menambahkan, "Korea memiliki teknologi termutakhir dan Filipina memiliki sumber daya mineral yang kaya sehingga kita merupakan mitra yang ideal untuk kerja sama dalam bidang mineral kritis."

Presiden Lee melanjutkan, "Korea dan Filipina sepakat untuk memperluas kerja sama nyata dalam bidang mineral kritis dan jaringan suplai melalui penandatanganan nota kesepahaman kerja sama mineral kritis kali ini."

PLTN Bataan di Filipina telah selesai dibangun pada tahun 1976, tetapi penyelesaiannya dihentikan akibat kecelakaan reaktor nuklir di PLTN Chernobyl di Uni Soviet pada tahun 1986.

Presiden Marcos Jr. yang dilantik pada tahun 2022 telah memutuskan untuk membuka kembali proyek PLTN dan memohon jalinan kerja sama dengan Korea.

Oleh karena itu, apabila proyek PLTN berhasil dijalankan, proyek tersebut akan membuka pasar PLTN di Asia Tenggara bagi perusahaan-perusahaan Korea.

Seusai menyelesaikan jadwal kenegaraan di tanggal 3 Maret 2026, Presiden Lee mengunjungi Pemakaman Pahlawan Nasional Filipina pada tanggal 4 Maret 2026 dan menaburkan bunga di kuburan para veteran Perang Korea (1950-1953).

Setelah itu, Presiden Lee menghadiri Forum Bisnis Korea-Filipina dan Dialog dengan Diaspora Korea di Filipina. Presiden Lee akan kembali ke Korea pada tanggal 4 Maret 2026 sore setelah menyelesaikan seluruh agenda resminya.


dusrud21@korea.kr

konten yang terkait