Kebijakan

2026.01.14

Foto di atas memperlihatkan sesi laporan kerja Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata pada tanggal 13 Januari 2026 di CKL Business Center, Jung-gu, Seoul. (Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, Heo Man-jin)

Foto di atas memperlihatkan sesi laporan kerja Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata pada tanggal 13 Januari 2026 di CKL Business Center, Jung-gu, Seoul. (Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, Heo Man-jin)



Penulis: Charles Audouin

Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata menggelar sesi laporan kerja 59 lembaga utama yang berada di bawahnya hingga tanggal 16 Januari 2026.

Sesi laporan kerja tersebut tidak sekadar memberikan ruang untuk membagikan informasi mengenai keadaan terkini di setiap kembaga, tetapi juga menjadi tempat untuk menginspeksi apakah setiap lembaga sedang melaksanakan tugasnya masing-masing dengan baik.

Setiap lembaga juga menyampaikan agenda dan target mereka pada tahun 2026 dan menggelar diskusi terkait upaya untuk merealisasikan target tersebut.

Kementerian telah mengumumkan tugas utama tahun 2026 yang berdasar pada visi yang diumumkan dalam laporan kepada Presiden Lee Jae Myung pada tanggal 16 Desember 2025, yaitu "K-Culture yang Dinikmati Bersama oleh Warga dan Mendunia."

Oleh karena itu, setiap lembaga menyampaikan arah yang mereka kejar untuk meningkatkan daya saing global melalui peningkatan kapasitas industri budaya dan konten.

Dalam sesi laporan kerja pada tanggal 13 Januari 2026, Kementerian mengumumkan tiga pilar kebijakan utama, yaitu pembangunan fondasi negara yang maju dalam bidang kebudayaan, pengembangan industri K-Culture, serta penguatan sektor pariwisata dan olahraga.

Pada hari itu terdapat 18 lembaga yang melaporkan kinerja tahun 2025 serta rencana kerjanya di tahun 2026. Beberapa di antaranya adalah Museum Nasional Korea, Museum Seni Modern dan Kontemporer Nasional, Layanan Manajemen Seni Korea, Badan Konten Kreatif Korea, Organisasi Pariwisata Korea, serta Komite Olahraga dan Olimpiade Korea.

Sesi laporan kerja pada tanggal 14 Januari 2026 akan dihadiri oleh 24 lembaga, seperti Seoul Arts Center, Yayasan Penyiaran Gugak, Komite Klasifikasi dan Administrasi Permainan, Yayasan Media Korea, Yayasan Penyiaran Internasional Korea, dan Yayasan Promosi Taekwondo.

Laporan kerja di hari terakhir akan diisi oleh 17 lembaga, seperti Universitas Seni Nasional Korea, Pusat Gugak Nasional, Teater Nasional Korea, Pusat Kebudayaan Asia, Layanan Warisan Korea, dan Agensi Warisan Korea.

Untuk meningkatkan transparansi kepada rakyat, laporan kerja tersebut direkam dan disiarkan melalui laman resmi dan media sosial Kementerian. Laporan sesi pertama bahkan disiarkan secara waktu nyata melalui KTV dan saluran YouTube.

Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, Chae Hwi-young, mengatakan, "Saya akan menginspeksi secara detail bagaimana lembaga-lembaga tersebut bekerja di lapangan dan menanggapi permintaan masyarakat.

Kepala Kantor Perencanaan dan Koordinasi di Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, Kim Jung-hoon, terlihat sedang menjawab pertanyaan wartawan dalam pengarahan yang digelar setelah laporan kerja lembaga-lembaga di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata pada tanggal 13 Januari 2026 di Kantor Pemerintahan Seoul. (Lee Jeong Woo)

Kepala Kantor Perencanaan dan Koordinasi di Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, Kim Jung-hoon, terlihat sedang menjawab pertanyaan wartawan dalam pengarahan yang digelar setelah laporan kerja lembaga-lembaga di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata pada tanggal 13 Januari 2026 di Kantor Pemerintahan Seoul. (Lee Jeong Woo)


caudouin@korea.kr

konten yang terkait