Presiden Lee Jae Myung (kiri) terlihat sedang berjabat tangan dengan Perdana Menteri Tiongkok, Li Qiang, pada tanggal 6 Januari 2026 (waktu setempat) di Wisma Tamu Negara Diaoyutai, Beijing.
Penulis: Xu Aiying
Foto: Cheong Wa Dae
Presiden Lee Jae Myung bertemu dengan berbagai pejabat tinggi Tiongkok pada tanggal 6 Januari 2026 (waktu setempat) untuk membicarakan arah pengembangan hubungan kemitraan kerja sama strategis antara Korea dengan Tiongkok.
Pada hari itu Presiden Lee bertemu dengan dua pejabat penting Tiongkok, yaitu Perdana Menteri Li Qiang dan Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional Tiongkok, Zhao Leji.
Kedua pejabat tersebut memegang peranan penting di Tiongkok. PM Li merupakan kepala Dewan Urusan Negara Republik Tiongkok, sedangkan Ketua Zhao merupakan pemegang jabatan lembaga legislatif tertinggi Tiongkok.
Saat bertemu dengan PM Li, Presiden Lee berkata, "Saya bertemu dan berdialog dua kali dengan Presiden Xi Jinping kemarin dan kami sepakat untuk mengembangkan hubungan kemitraan kerja sama strategis antara Korea dengan Tiongkok menjadi lebih matang agar dapat berkontribusi pada kehidupan masyarakat dan perdamaian."
Ia menambahkan, "Kunjungan kali ini menjadi momentum penting untuk menjadikan tahun 2026 sebagai tahun awal pemulihan penuh hubungan Korea dan Tiongkok. Kami akan memajukan hubungan Korea dan Tiongkok agar menjadi kokoh dan tidak dapat mundur kembali."
Presiden Lee mengungkapkan, "Anda sebagai Perdana Menteri saat ini mengontrol ekonomi Tiongkok dan bertanggung jawab pada kestabilan kehidupan masyarakat Tiongkok."
Ia melanjutkan, "Anda berkontribusi dalam membuat landasan perdamaian dan kerja sama kewilayahan sebagai perwakilan Tiongkok dalam KTT (konferensi tingkat tinggi) trilateral antara Korea, Tiongkok, dan Jepang."
Presiden Lee menegaskan, "Saya berharap Anda dapat berperan besar dalam memajukan hubungan antara Korea dengan Tiongkok yang berdasar pada kehidupan masyarakat dan perdamaian."
PM Li menjawab, "Hubungan bilateral antara Korea dengan Tiongkok menampilkan sisi baru berkat kepemimpinan strategis dari presiden Korea dan Tiongkok."
Ia menambahkan, "Dengan kerja bilateral yang terus dijalin, masyarakat Korea dan Tiongkok pasti akan mendapatkan kesejahteraan lebih."
Presiden Lee Jae Myung (kiri) berfoto bersama Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional Tiongkok, Zhao Leji, pada tanggal 6 Januari 2026 di Balai Agung Rakyat, Beijing.
Pada hari tersebut Presiden pun Lee bertemu dan berdialog dengan Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional Tiongkok, Zhao Leji.
Keduanya sepakat bahwa kepercayaan politik antara pemerintah Korea dan Tiongkok serta kepercayaan penuh persahabatan antara masyarakatnya merupakan hal yang penting untuk pertumbuhan hubungan bilateral yang stabil.
Presiden Lee menekankan bahwa diperlukan usaha untuk memperluas pertukaran budaya, tak hanya pertukaran sumber daya manusia, untuk meningkatkan pemahaman dan persahabatan antara masyarakat Korea dan Tiongkok.
Ia pun meminta pihak Tiongkok untuk mempertimbangkan peminjaman sepasang panda tambahan ke Korea.
Ketua Zhao mengungkapkan bahwa ia akan mendorong revitalisasi pertukaran antara Korea dan Tiongkok tidak hanya antara majelis saja, tetapi juga melalui pertukaran dalam berbagai bidang, seperti remaja, budaya, media, akademik, dan daerah.
xuaiy@korea.kr