Kantor Kepresidenan Republik Korea melaporkan berbagai pencapaian Presiden Lee Jae Myung dalam enam bulan pemerintahannya melalui dialog yang digelar pada tanggal 7 Desember 2025. (Yonhap News)
Penulis: Yoon Sojung
Kantor Kepresidenan Republik Korea melaporkan berbagai pencapaian Presiden Lee Jae Myung dalam enam bulan pemerintahannya melalui dialog yang digelar pada tanggal 7 Desember 2025.
Presiden Lee dilantik pada tanggal 4 Juni 2025 dan telah melaksanakan berbagai agenda nasional hingga saat ini.
Kepala Staf Presiden, Kang Hoon-sik, mengungkapkan bahwa Presiden Lee telah mendorong pemulihan dan normalisasi negara selama enam bulan terakhir.
Ia menambahkan bahwa Presiden Lee telah bekerja dengan fokus pada perekonomian rakyat yang melemah. Berbagai pencapaian dalam bidang ekonomi antara lain adalah pembagian voucer konsumsi, pencapaian 4.000 poin KOSPI, dan pemecahan rekor ekspor tahunan yang hampir mencapai 700 miliar dolar.
Kepala Kantor Keamanan Nasional, Wi Sung-lac, juga menjelaskan peran Presiden Lee di ranah diplomasi melalui kehadiran di KTT (Konferensi Tingkat Tinggi) G7, kepemimpinan rapat di Dewan Keamanan PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa), dan kesuksesan penyelenggaraan APEC (Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik) di Gyeongju.
Wi menambahkan bahwa hubungan Korea dengan Tiongkok telah pulih serta hubungan dengan Jepang dan Amerika Serikat membaik berkat kunjungan ke Jepang dan AS pada Agustus 2025.
Selain itu, pencapaian penting lainnya adalah penyelesaian negosiasi tarif dengan AS serta pemerolehan dukungan AS terkait pembangunan kapal selam bertenaga nuklir, pengayaan uranium, dan kewenangan untuk mengolah kembali bahan bakar nuklir bekas.
Wi pun menjelaskan pencapaian mengenai target pemulihan dialog antar-Korea untuk mendorong perdamaian di Semenanjung Korea.
Kepala Sekretaris Kepresidenan Bidang Kebijakan Republik Korea, Kim Yong-beom, menjelaskan pencapaian lainnya dalam bidang ekonomi.
Ia menjelaskan bahwa bidang makroekonomi dan kehidupan masyarakat berhasil pulih secara bersamaan melalui empat indikator utama, yaitu sentimen ekonomi, pasar saham, ekonomi riil, dan distribusi.
Kim pun menjelaskan bahwa konten saat ini menjadi industri strategis nasional dan memaparkan target peningkatan jumlah wisatawan mancanegara hingga mencapai 30 juta orang per tahun.
Kim lalu menambahkan mengenai target pemereintah terkait visi masyarakat berbasis kecerdasan buatan (AI) yang akan diterapkan mulai tahun 2026.
arete@korea.kr