Menteri Luar Negeri Cho Tae-yul (kanan), Menteri Luar Negeri Jepang Iwaya Takeshi (tengah), dan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi berfoto bersama dalam konferensi pers yang digelar setelah Pertemuan Menteri Luar Negeri Korea, Tiongkok, dan Jepang pada tanggal 22 Maret 2025 di Kementerian Luar Negeri Jepang. (Yonhap News)
Penulis: Jeon Misun
Menteri luar negeri Korea, Tiongkok, dan Jepang bertemu kembali setelah 16 bulan untuk membicarakan kerja sama trilateral serta memastikan bahwa perdamaian Semenanjung Korea diperlukan demi keuntungan bersama.
Berdasarkan laporan media utama Korea, termasuk Yonhap News, Pertemuan Menteri Luar Negeri Korea, Tiongkok, dan Jepang telah digelar pada tanggal 22 Maret 2025 di Kementerian Luar Negeri Jepang.
Ketiga orang menlu tersebut berdiskusi mengenai tugas-tugas dalam berbagai bidang, seperti pertumbuhan berkelanjutan, kesehatan, populasi yang menua, ekonomi, perdagangan, ilmu pengetahuan, teknologi, dan transformasi digital.
Korea, Tiongkok, dan Jepang sepakat untuk menjalankan proyek pertukaran sesuai dengan kesepakatan yang didapat pada KTT (konferensi tingkat tinggi) bulan Mei 2025.
Selain itu, ketiganya juga sepakat untuk memperluas lingkup pertukaran remaja dalam Tahun Pertukaran Budaya Korea, Jepang, dan Tiongkok.
Tak hanya itu, mereka juga sepakat untuk bekerja sama erat dalam acara diplomasi penting seperti KTT APEC (Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik) yang akan diselenggarakan di Korea pada tahun 2025 dan Tiongkok pada tahun 2026.
Korea dan Tiongkok sepakat untuk mempererat kerja sama dalam restorasi pertukaran budaya, sedangkan Korea dan Jepang berdiskusi mengenai tanggapan terhadap pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kedua saat ini.
Melalui pertemuan kali ini, ketiga negara telah membuat fondasi terhadap kerja sama berkelanjutan di Asia Timur dan sepakat untuk segera menyelenggarakan KTT trilateral.
msjeon22@korea.kr