Olahraga

2025.01.09

Foto di atas menunjukkan seorang penari yang sedang menampilkan pertunjukan pada Breaking K 2024 Final yang digelar tanggal 17 November 2024 di SBS Prism Tower, Sangam-dong, Mapo-gu, Seoul. (Federasi Olahraga Dansa Korea)

Foto di atas menunjukkan seorang penari yang sedang menampilkan pertunjukan pada Breaking K 2024 Final yang digelar tanggal 17 November 2024 di SBS Prism Tower, Sangam-dong, Mapo-gu, Seoul. (Federasi Olahraga Dansa Korea)



Penulis: Charles Audouin

Omzet industri olahraga Korea pada tahun 2023 meningkat 3,7% dibanding tahun sebelumnya (YoY) sehingga melampaui angka 81 triliun won untuk pertama kalinya.

Jumlah pekerja di bidang industri olahraga meningkat 4,1% hingga mencapai 458 ribu orang, sedangkan jumlah perusahaan meningkat 4,6% sehingga mencapai jumlah 126.186 perusahaan.

Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata mengumumkan hasil survei industri olahraga Korea tahun 2023 pada tanggal 8 Januari 2025. Survei itu dilakukan terhadap lebih dari 14.000 perusahaan industri olahraga Korea.

Berdasarkan hasil survei, omzet produk olahraga meningkat 7,4% YoY. Omzet dalam bidang distribusi menunjukkan tren pertumbuhan melalui penjualan daring, penjualan grosir sepatu olahraga, serta penjualan eceran untuk peralatan olahraga dan kompetisi.

Survei tersebut juga menunjukkan bahwa industri manufaktur berkembang, terlebih dalam bidang sepatu/peralatan olahraga, produk tekstil untuk perkemahan, serta sepatu olahraga.

Tren pertumbuhan omzet juga terlihat di bidang layanan yang meningkat sebesar 3,9% YoY. Industri ini mencakup bidang kompetisi olahraga profesional (seperti bisbol dan sepak bola), lembaga pendidikan olahraga, wisata olahraga, serta lembaga pendidikan bela diri.

Bidang agen olahraga (manajer atlet) pun mencatat peningkatan yang cukup tinggi, yaitu 25%.

Bidang fasilitas juga menunjukkan perkembangan, terutama untuk lapangan tenis, lapangan tenis meja, fasilitas penyandaran kapal wisata, dan kapal pemancingan untuk hiburan.

Selain itu, jumlah omzet untuk pusat kebugaran, kolam renang, dan ruang latihan golf juga meningkat dengan total omzet yang tumbuh sebesar 2% YoY.

Kementerian akan mendorong pertumbuhan industri olahraga agar bisa mencapai omzet sebesar 105 triliun won pada tahun 2028.

Untuk mendukung hal tersebut, Kementerian akan menyuntikkan subsidi pinjaman untuk tahun 2025 hingga 248 miliar won.

Subsidi tersebut bisa digunakan oleh pihak industri untuk berpartisipasi dalam pameran luar Korea, pendanaan perusahaan ekspor, serta mempromosikan penyiaran internasional untuk perusahaan olahraga yang berprospek.

Kementerian mengungkapkan, "Jumlah warga yang berpartisipasi dalam bidang olahraga sehari-hari terus meningkat setelah Pandemi Covid-19 berakhir. Selain itu, jumlah penonton olahraga profesional juga terus meningkat, bahkan jumlah penonton bisbol profesional memecahkan rekor dengan melampaui angka 10 juta orang penonton."

Kementerian menambahkan, "Biaya penggunaan kolam renang dan pusat kebugaran akan masuk ke dalam daftar pengurangan pajak sehingga diharapkan industri terkait akan lebih berkembang melalui partisipasi warga dalam bidang olahraga."


caudouin@korea.kr

konten yang terkait