Sosial

2025.11.07

Foto di atas menunjukkan para siswa SD yang lahir di keluarga multikultural pada acara pembukaan kelas bahasa Korea di wilayah Provinsi Gyeonggi pada tanggal 17 Oktober 2023. (Dinas Pendidikan Provinsi Gyeonggi)

Foto di atas menunjukkan para siswa SD yang lahir di keluarga multikultural pada acara pembukaan kelas bahasa Korea di wilayah Provinsi Gyeonggi pada tanggal 17 Oktober 2023. (Dinas Pendidikan Provinsi Gyeonggi)



Penulis: Koh Hyunjeong

Jumlah bayi yang lahir di keluarga multikultural pada tahun 2024 meningkat untuk pertama kalinya dalam 12 tahun dengan lebih dari 13.000 orang.

Direktorat Jenderal Data dan Statistik merilis Hasil Statistik Pergerakan Populasi Multikultural Tahun 2024 pada tanggal 6 November 2025.

Berdasarkan laporan tersebut, jumlah kelahiran anak di keluarga multikultural pada tahun 2024 meningkat sebesar 10,4% dibandingkan dengan tahun 2023 ke angka 13.416 orang.

Peningkatan jumlah kelahiran anak keluarga multikultural tersbeut merupakan yang pertama sejak tahun 2012.

Oleh karena itu, persentase jumlah kelahiran anak keluarga multikultural mencapai 5,6% dari jumlah kelahiran tahun 2024 yang mencapai 238.317 orang.

Peningkatan anak yang lahir di keluarga multikultural dianalisis dipengaruhi oleh peningkatan jumlah pernikahan multikultural yang sempat menurun pada saat Pandemi Covid-19.

Jumlah pernikahan multikultural pada tahun 2024 meningkat 5% dibandingkan dengan tahun 2023 dengan 21.450 pernikahan.

Dari jenis pernikahan, 71,2% pernikahan terjadi antara pria berkewarganegaraan Korea dengan wanita berkewarganegaraan asing.

Para wanita tersebut sebagian besar berasal dari Vietnam (30%), Tiongkok (12.2%), dan Thailand (5,4%).

Untuk para pria berkewarganegaraan asing yang menikah dengan wanita berkewarganegaraan Korea, mereka berasal dari Amerika Serikat (7%), Tiongkok (6%), dan Vietnam (3,6%).


hjkoh@korea.kr

konten yang terkait