Badan Kekayaan Intelektual Korea pada tanggal 18 Januari 2026 menyatakan bahwa berdasarkan hasil analisis paten perangkat ferrolektrik yang diajukan ke lima kantor kekayaan intelektual terkemuka dunia (IP5) selama periode 2012–2023, Korea menempati peringkat pertama dengan 395 permohonan, atau 43,1% dari total keseluruhan. (iClickArt) *Reproduksi dan pendistribusian ulang foto di atas secara tidak sah dilarang berdasarkan undang-undang hak cipta.
Penulis: Koh Hyunjeong
Korea memimpin pengembangan perangkat ferrolektrik yang merupakan material kunci dalam industri memori kecerdasan buatan (AI) generasi berikutnya.
Badan Kekayaan Intelektual Korea pada tanggal 18 Januari 2026 menyatakan bahwa berdasarkan hasil analisis paten perangkat ferrolektrik yang diajukan ke lima kantor kekayaan intelektual terkemuka dunia (IP5) selama periode 2012–2023, Korea menempati peringkat pertama dengan 395 permohonan, atau 43,1% dari total keseluruhan.
Korea mencatat tingkat pertumbuhan rata-rata tahunan tertinggi, yakni 18,7%, sehingga menempati peringkat pertama dunia baik dari sisi jumlah permohonan paten maupun laju pertumbuhannya.
Tiongkok (14,7%), Amerika Serikat (12,5%), dan Uni Eropa (5,8%) menyusul di belakangnya. Sebaliknya, Jepang mengalami penurunan tajam sebesar 19,8%.
Bahan ferrolektrik merupakan jenis dielektrik yang mampu mempertahankan polarisasi listrik tanpa penerapan medan listrik, sehingga memberikan sifat non-volatile, serta mewujudkan kecepatan peralihan muatan yang tinggi melalui perubahan polarisasi.
Karakteristik tersebut tetap terjaga bahkan pada ketebalan berskala nanometer, sehingga material ini dinilai cocok untuk chip AI generasi berikutnya.
Heetae Kim, Direktur Jenderal Tim Promosi Pemeriksaan Semikonduktor, mengatakan, "Kami akan membangun kerangka kerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait, termasuk Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Informasi serta Kementerian Perindustrian, Perdagangan, dan Sumber Daya, agar perusahaan-perusahaan Korea dapat memimpin bidang teknologi memori AI generasi berikutnya."
Ia menambahkan, "Selain itu, kami akan memberikan dukungan aktif, termasuk dengan membagikan hasil analisis paten kepada kalangan industri."
hjkoh@korea.kr