Kenaikan permohonan paten semikonduktor neuromorfik Korea menjadi yang terbesar kedua dunia. (iClickArt) *Reproduksi dan pendistribusian ulang foto di atas secara tidak sah, dilarang berdasarkan Undang-undang Hak Cipta.
Penulis: Kang Gahui
Kenaikan permohonan paten semikonduktor neuromorfik Korea menjadi yang terbesar kedua dunia. Jumlah pendaftaran paten pun berada di posisi ketiga di dunia.
Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (MOIP) mengungkapkan hal tersebut setelah menganalisis permohonan paten semikonduktor neuromorfik yang diajukan oleh lima kantor hak kekayaan intelektual terbesar di dunia dari tahun 2003 hingga 2024.
Berdasarkan data tersebut, diketahui bahwa persentase peningkatan permohonan paten Korea tercatat 39,1% dan hanya berada di bawah Tiongkok yang tercatat sebesar 39,3%.
Jumlah permohonan paten Korea pun mencapai 702 permohonan dan Korea berada di belakang Amerika Serikat (1.528 permohonan) dan Tiongkok (839 permohonan).
Semikonduktor neuromorfik adalah jenis semikonduktor yang meniru cara kerja otak manusia dalam memproses informasi sehingga dapat melakukan komputasi dan penyimpanan secara bersamaan.
Teknologi semikonduktor neuromorfik memiliki keunggulan karena mampu melakukan komputasi dengan konsumsi daya yang lebih rendah dibandingkan dengan metode konvensional.
Empat perusahaan/universitas Korea berhasil masuk ke dalam sepuluh peringkat teratas jumlah pendaftaran paten dengan Samsung Electronics di posisi ketiga (183 permohonan), ETRI di posisi keenam (82 permohonan), SK hynix di posisi ketujuh (84 permohonan), dan Universitas Nasional Seoul (56 permohonan).
kgh89@korea.kr