Jumlah permohonan paten oleh warga negara Korea terus meningkat di lima kantor paten utama dunia. (LG Electronics)
Penulis: Margareth Theresia
Jumlah permohonan paten oleh warga negara Korea terus meningkat di lima kantor paten utama dunia.
Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (MOIP) merilis Tren Permohonan Paten Paruh Pertama tahun 2025 pada tanggal 12 Oktober 2025.
Menurut laporan tersebut, jumlah seluruh permohonan paten di Korea mencapai 109.322 buah pada paruh pertama tahun 2025. Angka tersebut meningkat 1,6% dari 107.620 permohonan paten pada periode yang sama di tahun sebelumnya (YoY).
Jumlah permohonan paten oleh warga negara Korea mencapai 83.815 buah. Angka ini meningkat 1,6% YoY dari 82.472 permohonan paten.
Jumlah pemohon dari Amerika Serikat dan Eropa menurun, tetapi pemohon berkewarganegaraan Tiongkok dan Jepang menunjukkan peningkatan.
Berdasarkan bidang industri, industri teknologi dan informasi menunjukkan peningkatan yang cukup tinggi.
Jumlah permohonan paten di TI, terutama kecerdasan buatan dan komputer kuantum, meningkat 13,5% YoY sehingga mencapai 14.089 buah.
Permohonan paten dalam bidang baterai sekunder meningkat sebesar 5,4% YoY sehingga mencapai 5.672 buah. Peningkatan jumlah permohonan terutama didorong oleh tiga perusahaan besar Korea, yaitu LG, Samsung, dan SK.
Jumlah permohonan paten di luar Korea pun terlihat meningkat. Jumlah pemohon paten berkewarganegaraan Korea meningkat 2,8% sehingga mencapai 127.247 buah di lima kantor hak kekayaan intelektual besar dunia, yaitu Amerika Serikat, Eropa, Jepang, Tiongkok, dan Korea.
Jumlah permohonan paten asal Korea di Amerika Serikat bahkan mencapai 21.465 buah yang mencapai 49,5% jumlah pendaftaran paten warga negara Korea di luar Korea.
Peningkatan jumlah permohonan paten warga negara Korea tertinggi berada di Jepang dengan 18,2%.
Kepala Biro Informasi Hak Kekayaan Intelektual di Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual, Jeong Jae Hwan, mengungkapkan, "Peningkatan jumlah permohonan paten oleh warga negara Korea merupakan bukti dari usaha keras pengembangan teknologi oleh perusahaan-perusahaan Korea di tengah persaingan sengit negara-negara utama di bidang industri teknologi termutakhir."
Jeong menambahkan, "Kami akan terus membantu perusahaan-perusahaan Korea agar terus berinovasi melalui paten industri masa depan, seperti kecerdasan buatan dan baterai sekunder."
margareth@korea.kr