Wartawan Kehormatan

2026.07.03

Membaca artikel ini dalam bahasa yang lain
  • 한국어
  • English
  • 日本語
  • 中文
  • العربية
  • Español
  • Français
  • Deutsch
  • Pусский
  • Tiếng Việt
  • Indonesian

Penulis: Wartawan Kehormatan Hanum Nur Aprilia dari Indonesia
Foto: Hanum Nur Aprilia

Gelombang budaya Korea terus bergerak semakin jauh dan bertumbuh menjadi bagian dari industri besar yang saling terhubung. Gambaran itulah yang terasa begitu nyata di MyK Festa 2026, festival budaya yang digelar pada 25–28 Juni 2026 di KINTEX dan SONO Calm Goyang, Korea.

Bagi penulis yang berkesempatan hadir pada Sabtu (27/6/2026), MyK Festa terasa seperti etalase besar yang memperlihatkan bagaimana budaya Korea dibangun, dipasarkan, dan terus diperluas pengaruhnya ke seluruh dunia.

Suasana area utama MyK Festa 2026 pada tanggal 27 Juni 2026 di KINTEX, Goyang, yang mempertemukan berbagai sektor industri budaya Korea seperti musik, kecantikan, konten, dan bisnis kreatif.

Suasana area utama MyK Festa 2026 pada tanggal 27 Juni 2026 di KINTEX, Goyang, yang mempertemukan berbagai sektor industri budaya Korea seperti musik, kecantikan, konten, dan bisnis kreatif.


MyK Festa hadir sebagai platform baru yang mempertemukan konten budaya Korea, industri kreatif, dan para pelaku utama di baliknya. Acara ini terbagi dalam empat program utama, yaitu MyK Live, MyK Voice, MyK Street, dan MyK Trade.

MyK Live menjadi ruang pertunjukan musik yang mengedepankan budaya Korea melalui kekuatan musik. MyK Voice menjadi wadah dialog untuk memperluas pengaruh budaya di tingkat global.

Sementara itu, MyK Street menghadirkan pengalaman konsumsi yang imersif dan MyK Trade menjadi platform bisnis untuk memperluas akses industri ke pasar global.

Penulis mencoba layanan rias dan pengalaman produk kecantikan Korea di stan Beauty Play dalam area MyK Street pada tanggal 27 Juni 2026 di MyK Festa 2026.

Penulis mencoba layanan rias dan pengalaman produk kecantikan Korea di stan Beauty Play dalam area MyK Street pada tanggal 27 Juni 2026 di MyK Festa 2026.


Langkah pertama penulis tertuju ke MyK Street, area pameran yang diisi oleh berbagai perusahaan Korea dari sektor konten, kecantikan, gaya hidup, mode, hingga makanan dan minuman.

Setiap stan tidak hanya memperkenalkan perusahaan dan produknya, tetapi juga menarik perhatian pengunjung melalui berbagai kegiatan, seperti undian berhadiah hingga pojok pengalaman.

Salah satu stan yang ramai dikunjungi adalah Beauty Play, pusat pengalaman kecantikan Korea yang dikelola oleh Institut Industri Kosmetik Korea dengan dukungan Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Korea.

Beauty Play menyediakan berbagai sampel produk kecantikan Korea yang bisa dicoba langsung di cabang Seoul atau Busan, lengkap dengan program pengalaman seperti layanan rias singkat, tes warna personal, hingga analisis kondisi kulit.

MyK Festa menghadirkan pengalaman Beauty Play dalam versi mini yang dapat dinikmati langsung di area festival. Penulis pun berkesempatan merasakan pengalaman dirias oleh penata rias profesional di stan tersebut.

Papan informasi di stan Korea Creative Content Agency (KOCCA) menjelaskan perusahaan-perusahan dari program Korea Content IP Plus (KIPLUS) yang diberi dukungan untuk berkolaborasi dengan kekayaan intelektual (IP) Korea yang telah mendunia.

Papan informasi di stan Korea Creative Content Agency (KOCCA) menjelaskan perusahaan-perusahan dari program Korea Content IP Plus (KIPLUS) yang diberi dukungan untuk berkolaborasi dengan kekayaan intelektual (IP) Korea yang telah mendunia.


Di area lain, terdapat stan Korea Creative Content Agency (KOCCA) yang memamerkan produk-produk dari program Korea Content IP Plus (KIPLUS).

Melalui program KIPLUS, KOCCA memberikan dukungan pendanaan kepada 28 perusahaan untuk dapat berkolaborasi dengan kekayaan intelektual (IP) Korea yang telah mendunia sehingga mampu memperluas pasar dan meningkatkan daya saing bisnis.

Kekuatan IP di industri hiburan Korea memang tampak mendominasi pameran kali ini. Salah satu yang paling menonjol adalah industri webtun Korea yang kini telah berkembang menjadi fenomena global.

Stan Korea Manhwa Contents Agency menampilkan judul-judul unggulan Korea sekaligus area aktivitas membuat gat (topi tradisional Korea) dengan hiasan karakter webtun dan komik Korea

Stan Korea Manhwa Contents Agency menampilkan judul-judul unggulan Korea sekaligus area aktivitas membuat gat (topi tradisional Korea) dengan hiasan karakter webtun dan komik Korea


Industri webtun Korea juga menjadi sorotan pada stan Korea Manhwa Content Agency. Mereka menampilkan delapan judul webtun yang sudah mendunia, salah satunya Solo Leveling, webtun aksi fantasi yang telah mengakumulasi jumlah tayang sebesar 14,3 miliar.

Karya tersebut berkembang dari novel daring menjadi webtun, animasi, hingga permainan digital sehingga menjadi sebuah contoh nyata suatu cerita bisa berkembang menjadi ekosistem bisnis besar.

Begitu juga dengan webtun All of Us Are Dead yang adaptasi serialnya sukses menduduki peringkat teratas global di Netflix pada perilisannya di tahun 2022. Fenomena itu menjadi topik utama dalam sesi MyK Voice yang dihadiri langsung kreator All of Us Are Dead, Ju Dong-geun.

Sesi diskusi MyK Voice bertajuk From Panel to Planet: How K-Webtoons Went from a Single Frame to a Global Phenomenon digelar bersama Ju Dong-geun, Lee Eun-ji, dan Seo Beom-gwang pada tanggal 27 Juni 2026 di KINTEX, Goyang

Sesi diskusi MyK Voice bertajuk "From Panel to Planet: How K-Webtoons Went from a Single Frame to a Global Phenomenon" digelar bersama Ju Dong-geun, Lee Eun-ji, dan Seo Beom-gwang pada tanggal 27 Juni 2026 di KINTEX, Goyang


Dalam sesi MyK Voice bertajuk "From Panel to Planet: How K-Webtoons Went from a Single Frame to a Global Phenomenon" yang dipandu oleh Komedian Lee Eun-ji, perbincangan dibuka dengan cerita perjalanan karier Ju Dong-geun dan kesuksesan All of Us Are Dead lalu mengalir menuju diskusi seputar pesatnya pertumbuhan industri webtun Korea.

Menurut Ju Dong-geun, salah satu faktor terbesar adalah maraknya adaptasi webtun menjadi film dan drama yang kini mudah diakses melalui layanan digital. Seo Beom-gwang dari Korea IP Convergence Association yang turut hadir pada paruh kedua diskusi menambahkan bahwa di era digital yang sepenuhnya terhubung, konten kini tidak lagi mengenal batas negara.

Penampilan para bintang K-pop di panggung MyK Live pada malam kedua MyK Festa 2026 yang dimeriahkan oleh Highlight, Wendy, ZEROBASEONE, EPEX, izna, dan KickFlip pada tanggal 27 Juni 2026 di KINTEX, Goyang

Penampilan para bintang K-pop di panggung MyK Live pada malam kedua MyK Festa 2026 yang dimeriahkan oleh Highlight, Wendy, ZEROBASEONE, EPEX, izna, dan KickFlip pada tanggal 27 Juni 2026 di KINTEX, Goyang


Kunjungan penulis di MyK Festa ditutup dengan menonton pertunjukan MyK Live yang malam itu dipenuhi bintang besar industri K-pop, seperti Highlight, Wendy, ZEROBASEONE, EPEX, izna, dan KickFlip.

Saat lampu panggung menyala dan penonton dari berbagai negara berkumpul untuk menyaksikan penampilan para idola, MyK Festa menunjukkan bahwa daya tarik K-pop mampu melampaui batas bahasa dan wilayah.


margareth@korea.kr

*Artikel ini ditulis oleh Wartawan Kehormatan Korea.net. Program Wartawan Kehormatan dijalankan oleh Korea.net di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata. Para anggotanya merupakan sukarelawan yang memperkenalkan berbagai hal tentang Korea kepada dunia dengan berperan sebagai jembatan budaya.

konten yang terkait