Kebudayaan

2026.02.13

Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, Chae Hwi-young, membuka konferensi pers pada tanggal 12 Februari 2026 di Teater Seni Modu, Seodaemun-gu, Kota Seoul. (Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, Heo Man-jin)

Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, Chae Hwi-young, membuka konferensi pers pada tanggal 12 Februari 2026 di Teater Seni Modu, Seodaemun-gu, Kota Seoul. (Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, Heo Man-jin)



Penulis: Charles Audouin

Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, Chae Hwi-young, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada BTS karena telah memilih Alun-alun Gwanghamun sebagai lokasi pertunjukan pertama mereka setelah sekian lama.

Hal tersebut diungkapkan Chae dalam konferensi pers yang digelar pada tanggal 12 Februari 2026 di Teater Seni Modu, Seodaemun-gu, Kota Seoul.

Ia berkata, "(Pertunjukan BTS) akan menjadi kesempatan untuk mempromosikan budaya tradisional dan konten utama Korea kepada seluruh dunia."

Chae menambahkan, "Kami sedang mempersiapkan dengan cermat agar pertunjukan bisa berhalan dengan lancar agar para penonton yang datang dari seluruh dunia bisa menikmati pertunjukan tersebut serta membuatnya menjadi momen indah dalam ingatan mereka."

Ia pun menyatakan bahwa target 30 juta orang wisatawan asing pada tahun 2030 sudah di depan mata. Pertunjukan BTS yang akan diselenggarakan pada Maret 2026 pun menjadi salah satu faktor pendukung utama yang mewujudkan hal tersebut.

Chae juga menuturkan akan menggunakan Museum Nasional Korea secara aktif karena jumlah pengunjungnya yang terus meningkat. Ia pun menekankan bahwa menara pengontrol sangat diperlukan agar industri pariwisata dapat bertumbuh dengan baik.

Chae kemudian menyampaikan pengalamannya saat berkunjung langsung ke Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 pada tanggal 4-8 Februari 2026.

Ia memaparkan bahwa kepopuleran konten Korea semakin terasa di lapangan Olimpiade dan ia merasakan bahwa konten Korea semakin masuk ke dalam keseharian masyarakat dunia.

Chae melanjutkan, "Ratusan orang memadati Korea House dan saya merasa terkesan melihat warga lokal menyapa saya dalam bahasa Korea."

"Saya merasa tersentuh karena melihat budaya Korea telah masuk ke dalam kehidupan sehari-hari di sini," imbuhnya.

Chae juga menjelaskan mengenai aktivitas Komisi Pertukaran Budaya Populer yang berada langsung di bawah Presiden.

Ia mengungkapkan, "(Komisi tersebut) sedang mencari arah agar bisa memperluas dan mempercepat penetrasi budaya Korea ke lingkup internasional."

Chae menambahkan, "Kami juga sedang mengevaluasi agenda jangka panjang untuk menyelenggarakan festival global di Korea pada akhir tahun 2027 agar para artis dari berbagai perusahaan hiburan bisa ikut berpartisipasi."

Ia pun menyampaikan tekadnya untuk mereformasi kebijakan budaya setelah enam bulan pelantikannya.

Chae menekankan, "Saya akan bergerak di seluruh arah agar seluruh pihak di lapangan dapat merasakan (keuntungan kebijakan tersebut) dengan cepat."

Ia menutup konferensi pers dengan menjelaskan mengenai anggaran Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata.

Chae mengatakan, "Presiden juga menyampaikan bahwa anggaran seni budaya masih kurang sehingga kami akan mempersiapkan rancangan anggaran tahun 2027 yang sesuai."


caudouin@korea.kr

konten yang terkait