Para pengunjung 2025 K-beauty Festival berfoto bersama pada bulan Mei 2025 di Antananarivo, Madagaskar. (Kedutaan Besar Republik Korea untuk Madagaskar)
Penulis: Charles Audouin
Kepopuleran budaya Korea di benua Afrika kini semakin meningkat seiring dengan terbukanya pasar konsumsi baru.
Menurut Africa Focus yang diterbitkan oleh Yayasan Korea-Afrika pada tanggal 30 April 2026, jumlah penggemar Korea di Afrika meningkat hingga 196 kali lipat dalam sepuluh tahun dari tahun 2014 hingga 2023. Angka tersebut jauh melebihi rata-rata dunia, yaitu 6,5 kali lipat.
Peneliti di Institut Kebijakan Ekonomi Internasional Korea, Han Seoni, menganalisis, "Sebelumnya, kontak dengan Benua Afrika cukup terbatas sehingga konten budaya Korea kurang dinikmati oleh penduduk setempat, tetapi citra Korea semakin membaik seiring dengan meningkatnya ketertarikan terhadap budaya Korea."
Hal tersebut bisa dibuktikan melalui angka. Barang konsumsi terkait budaya yang dibuat oleh Korea berhasil diekspor ke 45 negara Afrika pada tahun 2024 dan mencatatkan omzet sebesar 33,4 miliar dolar.
Afrika Selatan menjadi negara tujuan ekspor utama, disusul oleh Nigeria, Maroko, Gana, Libia, Aljazair, Mesir, dan Senegal.
Jumlah ekspor ke sepuluh negara utama mencapai 19,5 miliar dolar dan mencakup 58,3% dari keseluruhan ekspor ke benua Afrika.
Produk kecantikan Korea menunjukkan angka ekspor tertinggi dengan peningkatan sebesar 53% per tahun dari tahun 2021 hingga 2024.
Han menjelaskan, "Citra negara Korea yang semakin membaik di bidang konten budaya didorong oleh peningkatan permintaan sebagian barang konsumsi."
Ekspor produk kuliner ke pasar Afrika pada tahun 2025 pun menunjukkan peningkatan sebesar 19,1% dibandingkan dengan tahun 2024. Peningkatan tersebut hanya berada di belakang Timur Tengah yang mencatatkan 22,6%.
Han mengungkapkan, "Pasar konsumsi Korea merupakan pasar dengan potensi pertumbuhan jangka panjang karena peningkatan populasi, urbanisasi, dan usia produktif."
Ia menambahkan, "Diperlukan strategi khusus untuk menggunakan pemahaman terkait budaya Korea agar bisa menjadi kunci pada peningkatan perdagangan barang konsumsi secara nyata."
Han melanjutkan, "Untuk meningkatkan pangsa pasar barang konsumsi di Afrika, Korea perlu memanfaatkan produk kecantikan sebagai komoditas unggulan guna memperluas basis pasar awal lalu secara bertahap memperluas cakupan penetrasi ke bidang kuliner, mode, dan kebutuhan rumah tangga."
caudouin@korea.kr