Bisnis

2026.02.27

Gubernur Bank of Korea, Rhee Chang Yong, mengetok palu untuk mengesahkan suku bunga acuan dalam rapat Dewan Kebijakan Moneter yang digelar tanggal 26 Februari 2026 di kantor pusat Bank of Korea, Jung-gu, Seoul. (Yonhap News)

Gubernur Bank of Korea, Rhee Chang Yong, mengetok palu untuk mengesahkan suku bunga acuan dalam rapat Dewan Kebijakan Moneter yang digelar tanggal 26 Februari 2026 di kantor pusat Bank of Korea, Jung-gu, Seoul. (Yonhap News)



Penulis: Kim Hyelin

Dewan Kebijakan Moneter Bank of Korea mempertahankan suku bunga acuan di angka 2,5% pada tanggal 26 Februari 2026. Suku bunga acuan telah dipertahankan selama enam kali berturut-turut sejak Juli 2025.

Dewan Kebijakan Moneter menilai bahwa suku bunga acuan saat ini tepat untuk dipertahankan karena adanya risiko dalam stabilitas keuangan walaupun pertumbuhan ekonomi cukup memuaskan di tengah stabilitas harga yang hampir mencapai target.

Ekonomi Korea berada dalam tren pertumbuhan berkat pemulihan konsumsi dan peningkatan ekspor.

Dewan Kebijakan Moneter menilai bahwa investasi dalam bidang konstruksi akan terus melemah, tetapi ekspor semikonduktor akan lancar dan ekonomi dunia terus bertumbuh sehingga ekspor secara keseluruhan dan investasi peralatan akan terus memperlihatkan peningkatan.

Proyeksi tingkat pertumbuhan ekonomi tahun 2026 pun ditingkatkan dari 1,8% di November 2025 menjadi 2,0%.

Dewan Kebijakan Moneter mengungkapkan akan menjalankan kebijakan moneter sambil terus mengevaluasi keadaan stabilitas ekonomi melalui perubahan pinjaman rumah tangga dan nilai tukar sambil mendorong pemulihan pertumbuhan ekonomi.


kimhyelin211@korea.kr

konten yang terkait