Bisnis

2025.10.24

Pemerintah Korea telah menerbitkan obligasi untuk stabilisasi nilai tukar senilai 1,7 miliar dolar dengan suku bunga tambahan terendah sepanjang sejarah pada tanggal 23 Oktober 2025. (Yonhap News)

Pemerintah Korea telah menerbitkan obligasi untuk stabilisasi nilai tukar senilai 1,7 miliar dolar dengan suku bunga tambahan terendah sepanjang sejarah pada tanggal 23 Oktober 2025. (Yonhap News)



Penulis: Margareth Theresia

Pemerintah Korea telah menerbitkan obligasi untuk stabilisasi nilai tukar senilai 1,7 miliar dolar dengan suku bunga tambahan terendah sepanjang sejarah pada tanggal 23 Oktober 2025.

Kementerian Ekonomi dan Keuangan mengungkapkan bahwa obligasi valas senilai 1 miliar dolar dan 110 miliar yen telah sukses diterbitkan pada hari itu.

Melalui penerbitan hari itu, obligasi valas senilai 3,4 dolar telah diterbitkan oleh pemerintah Korea pada tahun 2025. Sebelumnya, Korea telah menerbitkan obligasi berdenominasi euro senilai 1,4 miliar euro pada paruh pertama tahun 2025.

Penerbitan obligasi valas kali ini membuat Korea mampu menerbitkan obligasi valas dalam tiga mata uang utama dunia dalam satu tahun. Selain itu, nilai total obligasi valas yang diterbitkan pun menjadi yang tertinggi kedua dalam sejarah setelah penerbitan di tahun 1998 senilai 4 miliar dolar.

Obligasi berdenominasi dolar yang diterbitkan memiliki tenor 5 tahun, sedangkan obligasi berdenominasi yen memiliki empat pilihan tenor, yaitu 2 tahun, 3 tahun, 5,25 tahun, serta 10 tahun.

Obligasi berdenominasi dolar yang diterbitkan memiliki suku bunga sebesar suku bunga obligasi pemerintah Amerika Serikat ditambah 0,17% sehingga memiliki suku bunga tambahan terendah sepanjang sejarah.

Selain itu, suku bunga obligasi berdenominasi yen pun berada di kisaran 1% sehingga membuat Korea sukses menurunkan besaran suku bunga tambahan dibanding obligasi berdenominasi yen yang diterbitkan tahun 2023.

Obligasi valas yang diterbitkan pemerintah Korea memiliki besaran suku bunga tambahan di kisaran 0,1% sehingga membuktikan bahwa ekonomi fundamental Korea berada di titik matang.

Suku bunga tambahan merupakan indikator yang mencerminkan pandangan para investor terhadap keadaan fundamental dan kepercayaan terhadap suatu negara. Oleh karena itu, perekonomian Korea dinilai memiliki keadaan dan arah kebijakan yang positif melalui besaran suku bunga tambahan kali ini.

Kementerian mengungkapkan bahwa penerbitan obligasi valas dalam tiga mata uang utama dunia ini diharapkan dapat berkontribusi dalam peningkatan modal valas Korea secara keseluruhan.


margareth@korea.kr

konten yang terkait