Bisnis

2025.10.10

Korea akan masuk ke dalam Indeks Obligasi Pemerintah Dunia (WGBI) mulai April tahun 2026. Foto di atas menunjukkan pemandangan malam Yeouido dengan SEOULDAL yang terbit pada tanggal 17 Agustus 2025. (Pemerintah Kota Seoul)

Korea akan masuk ke dalam Indeks Obligasi Pemerintah Dunia (WGBI) mulai April tahun 2026. Foto di atas menunjukkan pemandangan malam Yeouido dengan "SEOULDAL" yang terbit pada tanggal 17 Agustus 2025. (Pemerintah Kota Seoul)



Penulis : Charles Audouin

Korea akan resmi masuk ke Indeks Obligasi Pemerintah Dunia (WGBI).

Kementerian Ekonomi dan Keuangan pada tanggal 8 Oktober 2025 mengumumkan bahwa Penyedia daftar indeks global, FTSE Russell akan memasukkan Korea ke dalam Indeks Obligasi Pemerintah Dunia (WGBI) mulai April tahun 2026. WGBI merupakan salah satu dari tiga indeks obligasi terbesar di dunia yang mencakup obligasi pemerintah dari 26 negara utama.

Obligasi pemerintah Korea akan dimasukkan secara bertahap dalam delapan tahap dengan porsi yang sama setiap bulan hingga November tahun 2026.

FTSE Russell menyatakan, "Kami akan bekerja sama secara erat dengan pemerintah Korea, investor, serta lembaga infrastruktur pasar agar proses masuknya obligasi pemerintah Korea ke dalam Indeks Obligasi Pemerintah Dunia (WGBI) dapat berjalan lancar."

Ia menambahkan, "Kami juga akan terus menerima umpan balik dari para pelaku pasar terkait kesiapan perubahan ini."

Per Oktober, porsi perkiraan obligasi Korea dalam WGBI adalah 2,08%, menempati peringkat ke-9 di antara seluruh negara anggota. Amerika Serikat memimpin dengan 40,9%, diikuti Tiongkok (10,1%), Jepang (9,2%), Prancis (6,5%), Italia (6,0%), Jerman (5,2%), Inggris (5,1%), dan Spanyol (4,0%).

Kementerian tersebut mengungkapkan, "Pengumuman ini meningkatkan prediktabilitas pasar sehingga diharapkan dapat memperkuat kepercayaan serta stabilitas pasar obligasi pemerintah Korea. Pemerintah juga akan terus mendorong modernisasi pasar valuta asing dan pasar modal agar investor asing dapat berinvestasi di pasar keuangan Korea dengan lancar."

caudouin@korea.kr

konten yang terkait