Jumlah permohonan PCT (Patent Cooperation Treaty) yang diajukan oleh perusahaan Korea ke Organisasi Hak atas Kekayaan Intelektual Dunia (WIPO) tahun 2023 menduduki peringkat keempat di dunia selama empat tahun berturut-turut. Foto di atas adalah perusahaan Samsung yang terletak di Seocho-dong, Seocho-gu, Seoul. (Yonhap News)
Penulis: Hong Angie
Jumlah permohonan PCT (Patent Cooperation Treaty) yang diajukan oleh perusahaan Korea ke Organisasi Hak atas Kekayaan Intelektual Dunia (WIPO) tahun 2023 menduduki peringkat keempat di dunia selama empat tahun berturut-turut.
Badan Kekayaan Intelektual Korea mengumumkan pada tanggal 24 Maret bahwa jumlah permohonan PCT yang diajukan oleh perusahaan Korea seperti Samsung Electronics dan LG Electronics tahun 2023 adalah 22.288 kasus atau meningkat 1,2% dari tahun 2022.
PCT adalah sistem permohonan paten internasional yang memberikan efek pengajuan permohonan paten di banyak negara dengan mengajukan satu surat permohonan paten.
Menurut statistik yang dikumpulkan oleh WIPO, permohonan PCT oleh perusahaan Korea terus meningkat selama lebih dari 30 tahun sejak tahun 1990.
Berdasarkan negara, Tiongkok menempati peringkat pertama di dunia dengan 69.610 permohonan PCT. Amerika Serikat (55.678 kasus) menduduki peringkat kedua, disusul Jepang (48.879 kasus).
Dalam lima negara teratas, jumlah permohonan PCT dari Tiongkok, Amerika Serikat, Jepang, dan Jerman, semuanya mengalami penurunan kecuali Korea.
Berdasarkan perusahaan, tiga perusahaan Korea masuk dalam 20 besar. Samsung Electronics berada di peringkat kedua, LG Electronics menduduki di peringkat keenam, dan LG Energy Solution berada di peringkat ke-17.
Jeong In-sik, Direktur Biro Perlindungan dan Kerjasama Properti Industri di Badan Kekayaan Intelektual Korea, mengatakan, "Hasil ini merupakan bukti bahwa perusahaan-perusahaan Korea telah melakukan upaya untuk melindungi kekayaan intelektual Korea secara internasional yang merupakan produk inovasi."
Ia menambahkan, "Kami akan bekerja lebih keras untuk menciptakan lingkungan yang bermanfaat bagi perusahaan Korea untuk mengamankan hak kekayaan intelektual di luar Korea."
shong9412@korea.kr