Kebijakan

2026.10.16

Presiden Lee Jae Myung berbicara dalam rapat ke-49 dengan para sekretaris senior dan penasihat kepresidenan di Cheong Wa Dae pada tanggal 15 Oktober 2026. (Cheong Wa Dae)

Presiden Lee Jae Myung berbicara dalam rapat ke-49 dengan para sekretaris senior dan penasihat kepresidenan di Cheong Wa Dae pada tanggal 15 Oktober 2026. (Cheong Wa Dae)



Penulis: Xu Aiying

Presiden Lee Jae Myung menyatakan bahwa pemerintah akan menjadikan tiga kebijakan sosial utama di bidang perumahan, lapangan kerja, dan keuangan sebagai prioritas tertinggi selama sisa tahun ini.

Dalam rapat ke-49 bersama para sekretaris senior dan penasihat kepresidenan di Cheong Wa Dae pada tanggal 15 Oktober 2026, Presiden Lee menegaskan, "Kini saatnya mengerahkan upaya menyeluruh agar pencapaian ekonomi nasional dapat memberikan hasil nyata dalam kehidupan setiap warga."

"Cheong Wa Dae dan pemerintah harus menjadikan ketiga kebijakan sosial utama tersebut sebagai prioritas tertinggi dalam agenda pemerintahan selama sisa tahun ini serta memastikan pelaksanaan program di setiap bidang berjalan dengan baik," tambahnya.

Presiden Lee mengatakan bahwa perekonomian Korea saat ini mencatat pencapaian luar biasa di berbagai sektor. Jika tren ini berlanjut, ia memperkirakan Korea berpeluang menjadi negara keenam di dunia dengan populasi lebih dari 50 juta jiwa yang memiliki pendapatan nasional per kapita melebihi 40.000 dolar pada tahun ini.

Meski demikian, ia menyoroti bahwa pemulihan kondisi ekonomi masyarakat belum berlangsung secepat yang diharapkan.

"Meskipun berbagai indikator utama menunjukkan kinerja yang baik, pemulihan kondisi ekonomi masyarakat masih berjalan lambat. Kesulitan yang dihadapi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari juga belum terasa banyak berkurang," ujarnya.

Oleh karena itu, Presiden Lee menginstruksikan pemerintah untuk mempercepat penyediaan perumahan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat pada setiap tahap kehidupan serta segera melaksanakan "Proyek Lapangan Kerja Rakyat" yang mencakup berbagai langkah penciptaan lapangan kerja di sektor swasta maupun publik.

Di bidang keuangan, ia juga meminta pemerintah memberikan perhatian khusus pada penyaluran dana pembiayaan melalui program pemerintah, dukungan keringanan bunga pinjaman, serta restrukturisasi utang yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing debitur agar masyarakat dapat mengatasi tekanan akibat kenaikan suku bunga.

Presiden Lee juga menyinggung 500 hari sejak pemerintahan yang berlandaskan kedaulatan rakyat mulai menjabat. Ia menekankan bahwa Korea kini berada di persimpangan menuju transformasi besar.

"Dalam situasi seperti ini, kita harus semakin rendah hati dalam mendengarkan aspirasi rakyat serta mengerahkan seluruh upaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan membuka masa depan yang lebih cerah bagi negara," tegasnya.

xuaiy@korea.kr

konten yang terkait