KTT multilateral pertama yang diikuti Korea dan lima negara Asia Tengah akan digelar pada tanggal 16 September 2026 di Seoul. Foto menunjukkan spanduk promosi KTT Korea-Asia Tengah yang terpasang pada tanggal 14 September 2026 di salah satu jalan di Jongno-gu, Seoul. (Park Daejin)
Penulis: Margareth Theresia
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) multilateral pertama yang diikuti Korea dan lima negara Asia Tengah akan digelar pada tanggal 16 September 2026 di Seoul.
Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Cheong Wa Dae, Kang Yu-jung, dalam pengarahan tertulis pada tanggal 11 September 2026.
Kang mengatakan bahwa Presiden Lee Jae Myung akan memimpin KTT perdana Korea-Asia Tengah tersebut dengan tema "Arah kerja sama Korea-Asia Tengah serta kemitraan untuk memperkuat inovasi, kemakmuran, dan konektivitas."
KTT tersebut merupakan pertemuan multilateral pertama yang digelar Pemerintah Korea bersama negara-negara di kawasan Asia Tengah.
Sejak peluncuran Forum Kerja Sama Korea-Asia Tengah pada tahun 2007, sistem kerja sama tersebut terus berjalan pada tingkat menteri. Melalui KTT kali ini, Pemerintah Korea berencana meningkatkan sistem tersebut ke tingkat kepala negara.
Pemerintah juga akan menyampaikan visi kerja sama jangka menengah dan panjang melalui Deklarasi Seoul guna membangun sistem kerja sama multilateral yang berkelanjutan.
Cheong Wa Dae berharap KTT tersebut akan menjadi titik awal bagi Korea untuk memperluas cakupan diplomasinya ke Asia Tengah, kawasan yang semakin penting secara strategis di tengah situasi internasional yang tidak menentu.
Pemerintah Korea berencana mendiversifikasi rantai pasok global dengan menghubungkan mineral kritis dan sumber daya energi yang melimpah di Asia Tengah dengan teknologi eksplorasi dan pengolahan Korea.
Pemerintah juga akan memperluas peluang bagi perusahaan Korea untuk berekspansi ke pasar setempat dan meraih kontrak melalui kerja sama di bidang kepabeanan, regulasi, dan hak kekayaan intelektual serta kerja sama di bidang infrastruktur dan fasilitas industri yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap negara.
Usai KTT, Presiden Lee dan para pemimpin dari lima negara Asia Tengah akan menghadiri Pertemuan Bisnis Korea-Asia Tengah.
Sekitar 500 perwakilan pemerintah dan perusahaan dari negara-negara peserta dijadwalkan menghadiri acara yang bertujuan membangun jejaring antarpelaku usaha Korea dan Asia Tengah serta memperdalam kerja sama konkret di berbagai bidang.
Menjelang KTT, Presiden Lee akan menggelar pertemuan bilateral secara terpisah dengan para pemimpin dari lima negara Asia Tengah pada tanggal 14 hingga 16 September 2026.
Para pemimpin Uzbekistan, Turkmenistan, dan Kazakstan akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Korea, sedangkan para pemimpin Tajikistan dan Kirgistan akan melakukan kunjungan resmi ke Korea.
Rangkaian pertemuan tersebut akan diawali dengan pertemuan antara Presiden Lee dan Presiden Uzbekistan, Shavkat Mirziyoyev, pada tanggal 14 September 2026.
Kedua pemimpin akan membahas upaya memperluas cakupan kerja sama bilateral. Upacara pertukaran 13 perjanjian dan nota kesepahaman (MoU) antarkementerian juga akan digelar dengan disaksikan oleh kedua presiden.
margareth@korea.kr