Presiden Lee Jae Myung menyampaikan pernyataan dalam Rapat Strategi Fiskal Nasional yang digelar pada tanggal 13 Juli 2026 di Cheong Wa Dae, Jongno-gu, Seoul. (Cheong Wa Dae)
Penulis: Yoo Yeon Gyeong
Pemerintah Korea akan menyusun anggaran ekspansif berskala besar dengan meningkatkan total belanja negara tahun 2027 lebih dari 10% dibandingkan dengan tahun 2026.
Kementerian Perencanaan dan Anggaran mengungkapkan pada tanggal 13 Juli 2026 bahwa prioritas anggaran tahun 2027 adalah tiga megaproyek, yaitu semikonduktor, pusat data kecerdasan buatan (AI), dan physical AI.
Pemerintah akan mengembangkan Yongin dan kawasan Jeolla sebagai pusat industri semikonduktor.
Pemerintah pun akan memberikan dukungan administratif secara intensif di kawasan Jeolla melalui pembebasan studi kelayakan awal serta penerapan jalur cepat dalam proses perizinan.
Anggaran juga akan dialokasikan agar manfaat pertumbuhan dapat dirasakan secara langsung oleh warga.
Pemerintah akan membentuk Dana Respons Masa Depan untuk mendukung pelatihan lebih dari 200 ribu orang tenaga profesional muda, penciptaan lebih dari 300 ribu lapangan kerja, serta stabilitas perumahan bagi kaum muda.
Pemerintah pun akan memperkuat jaring pengaman ketenagakerjaan melalui perluasan cakupan asuransi ketenagakerjaan dan kecelakaan kerja bagi para pekerja platform digital.
Pemerintah juga akan mendorong pembentukan K-Labor Chambor yang merupakan platform terpadu untuk melindungi hak dan meningkatkan kesejahteraan para penyedia jasa tenaga kerja.
Untuk mengatasi kekhawatiran mengenai kesehatan fiskal akibat peningkatan belanja dalam skala besar, pemerintah akan melakukan restrukturisasi belanja.
Seluruh program pun akan ditinjau dari awal guna mengefisiensi anggaran hingga 50 triliun won.
dusrud21@korea.kr