Kebijakan

2025.12.04

Perdana Menteri Kim Min-seok terlihat sedang memberikan pernyataan setelah mengesahkan RAPBN yang diajukan dalam sidang paripurna tanggal 2 Desember 2025 di Majelis Nasional, Yeouido, Seoul.(Yonhap News)

Perdana Menteri Kim Min-seok terlihat sedang memberikan pernyataan setelah mengesahkan RAPBN yang diajukan dalam sidang paripurna tanggal 2 Desember 2025 di Majelis Nasional, Yeouido, Seoul.(Yonhap News)



Penulis: Lee Jihae

APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) Korea tahun 2026 telah disahkan oleh Majelis Nasional melalui sidang paripurna yang digelar pada tanggal 2 Desember 2025.

Besaran APBN 2026 yang disahkaan Majelis Nasional kali ini adalah 727,9 triliun won yang lebih tinggi 8,1% dibandingkan dengan APBN 2025.

Partai berkuasa dan oposisi sepakat untuk tidak mengurangi besaran APBN sejumlah 4,3 triliun won, melainkan meningkatkannya dengan syarat jumlah APBN tidak melampaui angka 728 triliun won.

Oleh karena itu, APBN untuk voucer konsumsi daerah dipertahankan di angka 1,15 triliun won dan Dana Pertumbuhan Nasional di angka 1 triliun won.

Beberapa sektor yang mendapatkan penambahan anggaran antara lain adalah pembangunan sistem pemulihan bencana oleh Badan Pengelola Sumber Daya Informasi Nasional, pengembangan jaringan listrik yang terdesentralisasi, proyek uji coba mobilitas berbasis kecerdasan buatan (AI), pemasangan pipa distribusi gas kota, pemberian beasiswa negara, serta pemberian tunjangan kehormatan bagi para veteran.

Anggaran dipangkas untuk sektor bantuan AI, dana kebijakan, serta dana darurat.


jihlee08@korea.kr

konten yang terkait