Perdana Menteri Kim Min-seok (kanan) memberikan pernyataan dalam Rapat ke-57 Komite Kerja Sama Pembangunan Internasional yang digelar pada tanggal 11 Mei 2026 di Kompleks Pemerintahan Seoul. (Kantor Perdana Menteri Republik Korea)
Penulis: Lee Da Som
Korea akan memimpin upaya peningkatan keamanan kesehatan global serta kesetaraan layanan kesehatan dengan menyusun Strategi Pelaksanaan Kerja Sama Pembangunan di Bidang Kesehatan.
Perdana Menteri Kim Min-seok memimpin Rapat ke-57 Komite Kerja Sama Pembangunan Internasional pada tanggal 11 Mei 2026 dan membahas sejumlah agenda, salah satunya Strategi Pelaksanaan Kerja Sama Pembangunan di Bidang Kesehatan.
Melalui strategi tersebut, Korea akan berfokus pada pembangunan sistem layanan kesehatan dasar, penanggulangan penyakit menular, dan penyebarluasan layanan kesehatan digital.
Dukungan tersebut akan diberikan melalui penyesuaian dengan tingkat pembangunan dan kebutuhan negara mitra.
Korea juga akan memperkuat kerja sama dengan organisasi kesehatan internasional, seperti Global Fund dan Aliansi Vaksin Dunia (GAVI) serta perusahaan bioteknologi dan lembaga swadaya masyarakat di dalam Korea.
Korea pun akan memulai proyek baru yang mencakup seluruh siklus, mulai dari pencegahan, diagnosis, hingga pengobatan, guna memberantas tuberkulosis dan malaria yang kerap terjadi di negara-negara berkembang.
Selain itu, PM Kim menyatakan bahwa melalui strategi tersebut, Korea akan mendorong ODA inovatif yang memanfaatkan kekuatan lunak budaya Korea serta kapasitas kecerdasan buatan (AI) serta teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk berkontribusi pada pertumbuhan industri budaya kreatif dan pengembangan konten pariwisata di negara mitra.
dlektha0319@korea.kr