Presiden Lee Jae Myung memberikan pernyataan dalam Rapat Pertahanan Terpadu Nasional yang digelar pada tanggal 23 Maret 2026 di Cheong Wa Dae. (Cheong Wa Dae)
Penulis: Margareth Theresia
Presiden Lee Jae Myung menegaskan komitmen pembangunan sistem pertahanan mandiri dalam Rapat Pertahanan Terpadu Nasional yang digelar pada tanggal 23 Maret 2026 di Cheong Wa Dae.
Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Cheong Wa Dae, Kang Yu-jung, melalui pengarahan tertulis pada tanggal 24 Maret 2026.
Ia mengungkapkan bahwa rapat tersebut diadakan untuk membentuk Korea yang aman dan mampu melindungi hidup serta aset rakyatnya dari ancaman apa pun.
Kang menambahkan, "(Rapat tersebut) berfokus pada pembentukan sistem keamanan terpadu dengan menghimpun seluruh unsur pertahanan negara menjadi satu kesatuan."
Sebenyak 170 orang pejabat hadir dalam rapat tersebut, mulai dari Perdana Menteri Kim Min-seok, para menteri kabinet terkait, ketua Komisi Pertahanan di Majelis Nasional, kepala Badan Intelijen Nasional, gubernur provinsi, serta para perwakilan dari pihak militer, kepolisian, penjaga pantai, dan pemadam kebakaran.
Presiden Lee menekankan pentingnya sistem pertahanan mandiri agar negara mampu bertahan tanpa begantung pada pihak asing dalam keadaan apa pun. Ia juga mendorong para pejabat yang hadir agar bertanggung jawab penuh pada keselamatan dan keamanan warga Korea.
Presiden Lee mengungkapkan, "Sistem pertahanan mandiri adalah inti dari pertahanan terpadu. Kita memiliki kemampuan untuk mewujudkan hal tersebut."
Ia kemudian menegaskan bahwa keselamatan dan keamnan warga bergantung pada kesiapan lembaga-lembaga terkait dan meminta mereka untuk bersiap secara nyata dalam menghadapi berbagai hal.
margareth@korea.kr