Pemerintah Korea akan membangun dua pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) baru yang akan mulai beroperasi paling lambat tahun 2038. Foto di atas menunjukkan PLTN Shin Hanul unit 1 dan 2 yang terletak di Uljin-gun, Provinsi Gyeongsangbuk. (KHNP)
Penulis: Margareth Theresia
Pemerintah Korea akan membangun dua pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) baru yang akan mulai beroperasi paling lambat tahun 2038.
Menteri Iklim, Energi, dan Lingkungan, Kim Sunghwan, mengungkapkan hal tersebut dalam pengarahan yang digelar pada tanggal 26 Januari 2026 di Kompleks Pemerintahan Sejong.
Ia menyatakan bahwa pembangunan PLTN baru berdasarkan Rencana Dasar Suplai Energi Listrik ke-11 akan dilakukan sesuai rencana.
Proyek pembangunan PLTN baru akan dimulai melalui penawaran lahan oleh Korea Hydro & Nuclear Power (KHNP) dilanjutkan dengan evaluasi lahan dan penetapan lahan selama lima hingga enam bulan berikutnya.
Proses perizinan pembangunan PLTN baru ditargetkan akan selesai dilakukan pada tahun 2030-an awal sehingga PLTN tersebut akan bisa digunakan pada tahun 2037 dan 2038.
Sebelumnya, pemerintah telah menggelar dua kali diskusi kebijakan dan dua kali survei opini publik. Hasil diskusi dan survei tersebut memperlihatkan bahwa Korea perlu untuk memperluas penggunaan energi terbarukan dan PLTN.
80% responden menjawab bahwa PLTN diperlukan dan 60% menjawab bahawa rencana pembangunan PLTN baru harus dilaksanakan.
Kementerian juga berencana untuk memaksimalkan efektivitas penggunaan PLTN tersebut melalui perluasan sistem penyimpanan energi (ESS) dan pembangkit listrik tenaga pompa agar bisa mengatasi sifat intermiten energi terbarukan yang dipengaruhi oleh cuaca.
Selain itu, melalui pengoperasian yang fleksibel, pemerintah mengurangi kekakuan yang ada dalam pengopreasian PLTN.
Menteri Kim mengatakan, "Emisi karbon harus dikurangi di seluruh bidang untuk menanggapi krisis iklim. Kita harus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan terus mengelola penggunaan energi yang berfokus pada energi terbarukan serta PLTN."
margareth@korea.kr