Kebijakan

2026.01.22

Presiden Lee Jae Myung terlihat sedang memberikan pernyataan dalam konferensi pes awal tahun yang digelar pada tanggal 21 Januari 2026 di Yeongbingwan, Cheong Wa Dae.

Presiden Lee Jae Myung terlihat sedang memberikan pernyataan dalam konferensi pers awal tahun yang digelar pada tanggal 21 Januari 2026 di Yeongbingwan, Cheong Wa Dae.



Penulis: Kim Hyelin
Foto: Cheong Wa Dae

Presiden Lee Jae Myung menyatakan, "Saya akan menjalankan amanah yang diberikan dengan rasa tanggung jawab yang lebih besar dibandingkan dengan tahun 2025 agar tahun 2026 dapat menjadi titik awal lompatan besar bagi Korea."

Hal tersebut diucapkan oleh Presiden Lee dalam konferensi pers awal tahun yang digelar pada tanggal 21 Januari 2026 di Cheong Wa Dae.

Presiden Lee menggunakan kata kunci 'transformasi besar' dan 'lompatan besar' sebagai strategi pertumbuhan negara dalam pemerintahannya di tahun 2026.

Presiden Lee menekankan, "Prinsip utama pemerintahan berlandaskan kedaulatan rakyat adalah bekerja untuk kehidupan rakyat."

Ia menambahkan, "Arah kebijakan yang ditempuh adalah pragmatisme realistis yang tidak terikat pada ideologi, kubu politik, maupun pertarungan politik sempit."

Presiden Lee menegaskan lima arah kebijakan utama untuk mendorong perubahan tersebut, yaitu pertumbuhan yang dipimpin oleh daerah, pertumbuhan inklusif yang membagi peluang dan manfaat secara merata, pertumbuhan berkelanjutan berbasis keselamatan, pertumbuhan berbasis budaya yang meningkatkan daya tarik, serta pertumbuhan yang stabil dengan dukungan perdamaian.

Ia menjelaskan bahwa perubahan strategi kali ini bukan sekadar perluasan kebijakan semata, tetapi merupakan proses penyorotan urutan prioritas pengelolaan negara secara keseluruhan.

Presiden Lee juga menuturkan bahwa intgerasi Kota Daejeon dengan Provinsi Chungcheongnam serta Kota Gwangju dengan Provinsi Jeollanam merupakan awal simbolis serta strategi negara untuk bertahan hidup.

Ia menegaskan bahwa arah integrasi wilayah dalam skala besar tidak akan goyah pada pertimbangan keuntungan dan kerugian dari segi politik.

Presiden Lee pun mengungkapkan rencana untuk mendorong penataan ulang struktur wilayah nasional agar bisa melampaui sistem satu kutub berpusat di kawasan metropolitan menjadi sistem multipusat.

Ia pun mengemukakan penciptaan mesin pertumbuhana baru yang berfokus pada perusahaan rintisan dan ventura.

Presiden Lee menyatakan akan mengumumkan secara bertahap kebijakan-kebijakan konkret untuk mewujudkan era pertumbuhan besar perusahaan rintisan dan ventura serta mengatasi masalah stagnasi yang dialami salah satu pihak saat pihak lainnya tumbuh.

Selain itu, ia juga mengungkapkan akan memperkuat keselamatan di sektor industri untuk menopang pertumbuhan yang berkelanjutan.

Presiden Lee pun menegaskan bahwa investasi di bidang budaya akan dijadikan sebagai mesin pertumbuhan masa depan sekaligus strategi utama untuk meningkatkan citra nasional.

Ia juga menyampaikan komitmennya untuk terus mengupayakan perdamaian demi meredakan ketegangan di Semenanjung Korea dan membangun fondasi bagi pertumbuhan yang stabil.


Presiden Lee Jae Myung terlihat sedang menerima pertanyaan dari para wartawan dalam konferensi pes awal tahun yang digelar pada tanggal 21 Januari 2026 di Yeongbingwan, Cheong Wa Dae.

Presiden Lee Jae Myung terlihat sedang menerima pertanyaan dari para wartawan dalam konferensi pers awal tahun yang digelar pada tanggal 21 Januari 2026 di Yeongbingwan, Cheong Wa Dae.


kimhyelin211@korea.kr

konten yang terkait