Kebijakan

2025.12.11

Presiden Lee Jae Myung (kedua dari kanan) terlihat sedang mendiskusikan strategi industri semikonduktor Korea bersama kementerian terkait dalam rapat yang digelar pada tanggal 10 Desember 2025 di Kantor Kepresidenan Korea, Yongsan-gu, Kota Seoul. (Kantor Kepresidenan Republik Korea)

Presiden Lee Jae Myung (kedua dari kanan) terlihat sedang mendiskusikan strategi industri semikonduktor Korea bersama kementerian terkait dalam rapat yang digelar pada tanggal 10 Desember 2025 di Kantor Kepresidenan Korea, Yongsan-gu, Kota Seoul. (Kantor Kepresidenan Republik Korea)



Penulis: Jeon Misun

Pemerintah Korea memaparkan visi semikonduktor ala Korea yang berfokus pada mempertahankan keunggulan manufaktur dan memperluas industri fabless (perusahaan desain semikonduktor) hingga sepuluh kali lipat. Salah satunya adalah pembangunan pabrik fabrikasi semikonduktor yang mendorong kolaborasi industri.

Kementerian Perindustrian, Perdagangan, dan Sumber Daya mendiskusikan hal tersebut dalam rapat terkait strategi visi Korea dalam bidang semikonduktor dalam era kecerdasan buatan (AI). Rapat tersebut digelar pada tanggal 10 Desember 2025 bersama kementerian terkait di Kantor Kepresidenan Korea, Yongsan-gu, Kota Seoul.

Para pejabat tinggi yang hadir di dalam rapat tersebut sepakat untuk memperkuat daya saing sistem semikonduktor serta menyelesaikan permasalahan strultural, seperti bahan, suku cadang, peralatan, dan tenaga kerja.

Korea pun menargetkan untuk mempertahankan status sebagai negara manufaktur semikonduktor nomor satu dunia serta menambah perusahaan fabless hingga sepuluh kali lipat.

Untuk mencapai hal tersebut, Korea akan membangun klaster semikonduktor terbesar di dunia, mempromosikan sistem semikonduktor, membangun sekolah pascasarjana di bidang semikonduktor, serta menjalin area inovasi semikonduktor di wilayah utara dan selatan.

Ekosistem sistem semikonduktor yang masih berada dalam posisi lemah pun akan diperkuat melalui pembentukan sistem fabless dan pabrik fabrikasi ala Korea melalui kerja sama erat dengan perusahaan pengguna dan perusahaan fabrikasi semikonduktor.

Korea pun akan membangun pabrik fabrikasi semikonduktor pertama yang berkolaborasi dengan pihak industri. Pabrik dengan lini produksi wafer 12 inci kelas 40 nm tersebut akan dibangun dengan suntikan investasi swasta sebesar 4,5 triliun won.

Korea juga akan mendorong proyek teknologi mandiri untuk semikonduktor dalam bidang pertahanan nasional yang saat ini sangat bergantung pada impor.

Menteri Perindustrian, Perdagangan, dan Sumber Daya, Kim Jung-Kwan, berkata, "Saat ini merupakan masa yang sangat penting bagi industri Korea karena masa depan semikonduktor bergantung pada kemampuna Korea dalam mempertahankan kepemimpinan dalam bidang tersebut. Pemerintah akan memberikan dukungan menyeluruh untuk mempertahankan keunggulan industri manufaktur semikonduktor."

Kim menambahkan, "Sistem semikonduktor saat ini masih kurang kompetitif, terutama dalam bidang fabless. Oleh karena itu, pemerintah akan mengerahkan seluruh ekosistem untuk mendorong pertumbuhannya hingga mencapai sepuluh kali lipat."


msjeon22@korea.kr

konten yang terkait