Presiden Lee Jae Myung (kanan) pada tanggal 26 Agustus (waktu setempat) terlihat sedang berpidato di upacara penamaan kapal keamanan nasional multiguna State of Maine di Hanwha Philly Shipyard, Philadelphia, Amerika Serikat. (Yonhap News)
Penulis: Park Hye Ri
Pada tanggal 26 Agustus 2025 (waktu setempat) Presiden Lee Jae Myung mengunjungi Hanwha Philly Shipyard di Philadelphia dan menegaskan kembali tekadnya untuk memperluas kerja sama perkapalan bilateral dengan Amerika Serikat. Saat itu, ia berada di AS untuk menghadiri KTT Korea-AS.
Philly Shipyard yang didirikan pada tahun 1801 sebagai galangan kapal Angkatan Laut AS, diakuisisi oleh Grup Hanwha pada Desember tahun 2024. Akuisisi ini merupakan kasus pertama perusahaan perkapalan Korea yang mengambil alih galangan kapal AS. Tempat tersebut menjadi lokasi simbolis bagi proyek kerja sama bilateral "Make American Shipbuilding Great Again (MASGA)."
Pada hari itu, Presiden Lee menghadiri upacara penamaan kapal State of Maine, kapal keamanan nasional multiguna yang dipesan oleh Administrasi Maritim Departemen Transportasi AS (MARAD) kepada Philly Shipyard.
Dalam pidatonya, Presiden Lee menyampaikan, "Industri perkapalan Korea kini memulai tantangan baru untuk memperkuat keamanan maritim AS dan berkontribusi pada kebangkitan kembali industri perkapalan AS. Industri perkapalan kedua negara akan tumbuh bersama dan menghasilkan capaian win-win."
Ia melanjutkan, "Dengan kekuatan dan kapasitas kelas dunia, Philly Shipyard akan berkembang menjadi galangan kapal terbaik AS yang menghadirkan teknologi perkapalan tercanggih. Melalui Philly Shipyard, aliansi Korea-AS yang telah berusia 72 tahun akan membuka babak baru sebagai aliansi strategis komprehensif berorientasi masa depan. Aliansi tersebut menggabungkan aliansi di bidang keamanan, ekonomi, dan teknologi."
Presiden Lee juga menekankan, "Pemeran utama dalam kerja sama perkapalan Korea-AS adalah para pengusaha dan pekerja yang hadir di sini. Sebagaimana para pengusaha dan pekerja Korea menciptakan keajaiban 'K-shipbuilding' di tanah kosong, Korea dan AS harus bersatu untuk mewujudkan keajaiban MASGA."
Upacara tersebut dilanjutkan dengan peninjauan galangan kapal bersama Menteri Luar Negeri Cho Hyun; Menteri Perdagangan, Industri dan Energi Kim Jung-Kwan; Kepala Kantor Keamanan Nasional Wi Sung-lac; Kepala Staf Kepresidenan untuk Kebijakan Kim Yong-beom; Wakil Ketua Grup Hanwha Kim Dong-kwan; serta CEO Hanwha Ocean Kim Hee-cheul. Dari pihak AS hadir Gubernur Pennsylvania Josh Shapiro; Senator Indiana Todd Young; CEO Philly Shipyard David Kim; dan Wakil Administrator MARAD Sang Yi.
Philly Shipyard dijadwalkan membangun lima kapal sejenis State of Maine, masing-masing dengan biaya sekitar 300 juta dolar. Presiden Lee menutup rangkaian kunjungan kenegaraannya di AS dengan acara ini dan pulang ke Korea pada malam harinya.
hrhr@korea.kr