Para mahasiswa internasional terlihat sedang mendengarkan presentasi peserta Lomba Pidato Bahasa Korea untuk Orang Asing ke-30. Acara tersebut digelar pada tanggal 5 Januari 2024 di Universitas Wanita Ewha, Seodaemun-gu, Seoul. (Yonhap News)
Penulis: Yoo Yeon Gyeong
Jumlah mahasiswa internasional yang datang ke Korea untuk belajar melebihi 200 ribu orang.
Kementerian Pendidikan mengumumkan pada tanggal 4 September 2024 bahwa jumlah mahasiswa internasional yang mengejar gelar atau pelatihan bahasa di universitas dalam Korea berjumlah 208.962 orang pada bulan April tahun ini. Ini merupakan jumlah tertinggi dalam 25 tahun sejak pemerintah mulai menghitung mahasiswa internasional pada tahun 1999.
Jumlah mahasiswa internasional yang berjumlah 86.878 orang pada tahun 2012 terus meningkat menjadi 160.165 orang pada tahun 2019. Jumlah mahasiswa internasional yang sempat mereda selama pandemi Covid-19 kembali pulih dari tahun 2022 dan meningkat selama tiga tahun berturut-turut.
90,8% (189.635 orang) mahasiswa internasional berasal dari kawasan Asia, diikuti dengan Eropa (5,1%, 10.681 orang), Amerika Utara (2%, 4.217 orang), Afrika (1,4%, 3.011 orang), dan Amerika Selatan (0,5%, 1.034 orang). Berdasarkan kewarganegaraan, Tiongkok memiliki jumlah mahasiswa internasional terbesar (34,5%, 72.020 orang), diikuti dengan Vietnam (26.8%, 56.003 orang), Mongolia (5.9%, 12.317 orang), dan Uzbekistan (5.8%, 12.025 orang).
Jumlah mahasiswa internasional di luar wilayah metropolitan meningkat sebesar 22.284 orang (31.9%) dari 69.735 orang pada tahun 2022 menjadi 92.019 orang pada tahun ini. Pada periode yang sama jumlah mahasiswa internasional di wilayah Gyeongbuk (4.838 orang → 11.369 orang) meningkat sebesar 74.1%. Jumlah mahasiswa internasional di wilayah Jeonnam (1.992 orang → 4.700 orang) meningkat sebesar 73.6%.
Kementerian Pendidikan menilai hal tersebut sebagai hasil dari setiap pemerintah daerah yang menetapkan dan mempromosikan strategi untuk menarik mahasiswa internasional yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tenaga kerja setempat.
Kementerian Pendidikan mengatakan, "Kami juga akan mulai memperbarui sistem komprehensif studi di Korea (
www.studyinkorea.go.kr) untuk meningkatkan kenyamanan dengan memungkinkan mahasiswa internasional menerima layanan komprehensif mulai dari tahap persiapan belajar di Korea hingga informasi pekerjaan di Korea."
dusrud21@korea.kr