Tim peneliti KAIST (Korea Advanced Institute of Science and Technology) mengembangkan plester pintar untuk luka pasien diabetes yang mampu memantau kondisi luka tanpa kabel maupun baterai. (KAIST)
Penulis: Koh Hyunjeong
Tim peneliti KAIST (Korea Advanced Institute of Science and Technology) mengembangkan plester pintar untuk luka pasien diabetes yang mampu memantau kondisi luka tanpa kabel maupun baterai.
KAIST mengungkapkan pada tanggal 14 Mei 2026 bahwa hasil penelitian yang dipimpin oleh Park Inkyu dari Departemen Teknik KAIST telah menemukan penutup luka khusus yang tidak hanya melindungi luka, tetapi juga membaca tanda-tanda penting pada luka.
Plester tersebut dapat menunjukkan kondisi pH pada kuka, kadar glukosa di sekitar luka, serta suhu luka.
Di dalam plester tersebut terdapat serta khusus yang bisa berubah warna jika ada perubahan pH maupun glukosa sehingga pasien atau tenaga medis dapat melihat perubahan warna secara cepat.
Plester tersebut menggunakan kombinasi lampu LED dan fotodioda untuk mengukur perubahan warna secara lebih objektif dan mengasilkan data angka.
Plester itu dapat memantau luka secara waktu nyata dan memberikan perubahan warna yang mudah dilihat dan data kuantitatif dengan lebih akurat.
Penelitian mengenai plester printar tersebut dilakukan melalui kerja sama antara KAIST, Institut Teknologi California, Universitas Nasional Hanbat, Institut Mesin dan Material Korea, Universitas Korea, Universitas Chosun, Universitas Chung-Ang, Universitas Nasional Changwon, serta Universitas Nasional Kyungpook.
Hasil penelitian telah dipublikasikan dan ditampilkan dalam sampul jurnal Advanced Function Materials edisi 26 Maret 2026.
hjkoh@korea.kr